Tatap Piala Presiden 2026 dan Super League, Marcos Santos Bangun Identitas Baru Skuad Arema FC

Cikal Bintang, Jurnalis
Kamis 23 Juli 2026 01:01 WIB
Pelatih Chelsea, Marcos Santos. (Foto: Instagram/aremafcofficial)
Share :

MALANG Arema FC terus menggembleng kesiapan skuadnya jelang bergulirnya kompetisi musim 2026-2027 melalui pemusatan latihan di Dream Football Pitch Pakis, Malang, Jawa Timur. Di bawah komando juru taktik anyar Marcos Santos, latihan Singo Edan kini tak lagi sekadar pemulihan fisik, melainkan sudah masuk pada tahap pembentukan skema taktik dan identitas permainan tim.

Langkah akselerasi ini diambil sebagai bekal utama Arema FC sebelum terjun pada ajang pramusim bergengsi Piala Presiden 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Bandung dan Surabaya pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 mendatang.

Arema FC sendiri menjadi salah satu dari lima kontestan lokal yang bakal bersaing di ajang pramusim tersebut. Santos pun menegaskan fokus latihan saat ini mulai mengarah pada soliditas kolektif, terutama dalam memperkokoh kedalaman skema bertahan dan menjaga konsistensi intensitas laga.

"Kami banyak berfokus pada organisasi pertahanan dan intensitas permainan. Saya sangat puas dengan semangat dan kerja keras para pemain," ujar Marcos Santos dikutip dari laman resmi I.League, dikutip Kamis (23/7/2026).

1. Filosofi Permainan

Banyaknya perombakan materi pemain musim ini membuat proses pembentukan chemistry tim menjadi prioritas mendesak. Tim pelatih memberikan perhatian ekstra agar seluruh penggawa baru mampu beradaptasi secara mulus.

Marcos Santos. (Foto: Instagram/aremafcofficial)

Proses penyatuan visi bertanding tidak hanya ditujukan bagi deretan pilar asing baru, melainkan juga pemain lokal yang direkrut dari klub lain serta talenta muda promosi dari Akademi Arema FC.

Melalui pendekatan intensif tersebut, pelatih berlisensi CBF Pro itu berharap anak asuhnya dapat menyerap filosofi permainan yang diusungnya secara cepat agar Arema FC siap tampil menggebrak sejak awal musim.

"Agar bisa cepat beradaptasi sehingga Arema FC menjadi tim yang lebih kuat pada musim ini," sambung Santos.

 

2. Persaingan Internal Memanas

Arsitek tim berusia 47 tahun itu menekankan bahwa keunggulan individu semata tidak akan mampu menghadirkan prestasi. Kekompakan tim, komunikasi yang cair, serta pemahaman taktik yang matang tetap menjadi fondasi utama membangun Arema FC sebagai satu kesatuan yang solid.

Marcos Santos. (Foto: Instagram/aremafcofficial)

Langkah perombakan tim makin terlihat dinamis setelah hadirnya 10 pemain baru yang membuat peta persaingan memperebutkan posisi starter menjadi kian ketat. Santos menilai atmosfer kompetisi internal ini sangat positif karena memicu motivasi tiap pemain untuk selalu tampil maksimal di tiap sesi latihan.

Saat ini, skuad Singo Edan dihuni oleh total 34 pemain untuk mengarungi padatnya jadwal kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Kombinasi amunisi anyar dan pemain lama ini diharapkan membuat Arema FC jauh lebih kompetitif saat Super League 2026-2027 bergulir pada September mendatang.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya