JAKARTA – Manajemen Persija Jakarta membuat pengakuan mengejutkan terkait proses perekrutan Shin Tae-yong sebagai pelatih baru. Presiden Klub Persija, Mohamad Prapanca, membeberkan jalinan komunikasi dan penjajakan secara intensif dengan juru taktik asal Korea Selatan tersebut sebenarnya sudah bergulir jauh sebelum tim Macan Kemayoran menelan kekalahan memilukan dari rival abadi mereka, Persib Bandung, di kompetisi Super League 2025-2026.
Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong baru saja diperkenalkan menjadi pelatih Skuad Macan Kemayoran –julukan Persija– pada Senin (8/6/2026). Shin Tae-yong diikat kontrak dengan durasi 3 musim.
Prapanca mengatakan mendapatkan tanda tangan Shin Tae-yong tidak dengan proses yang singkat. Pasalnya, timnya melakukan penjajakan dengan pelatih asal Korea Selatan tersebut yang durasinya cukup panjang.
"Pemilihan pelatih bukan lah keputusan yang diambil dalam waktu singkat. Kami manajemen dan stakeholder juga sudah diskusi panjang intens dan matang utk melakukan evaluasi, diskusi, dan pencarian untuk menemukan sosok paling sesuai dengan visi misi Persija ke depan," kata Prapanca dalam konferensi pers, Senin (8/6/2026).
"Prosesnya cukup panjang. Jadi, mungkin di pekan ke-27 atau ke-25 Super League, itu kami melakukan diskusi yang cukup intens di internal. Kami melihat perkembangan persija saat itu sehingga sudah mulai mendiskusikan tentang head coach," tambahnya.
Dalam pekan ke-25, Persija melawan Dewa United yang berkesudahan dengan skor 1-1, sedangkan pekan ke-27 saat Persija meraih kemenangan 3-0 melawan Persebaya. Persija menelan kekalahan 1-2 dari Persib saat pekan ke-32.
"Persija bukan cuma butuh figur yang punya pengalaman dengan level tertinggi, karakter kepemimpinan yang kuat, memahami tuntutan sepak bola modern dan membangun budaya kerja kompetitif dan berkelanjutan. Semoga pilihan kami ini akan jadi titik balik masa depan persija," sambung Prapanca.
Prapanca mengatakan Persija punya target lebih baik dari musim ini yang berada di posisi ke-3 klasemen. Untuk itu, dia menilai Shin Tae-yong adalah sosok yang tepat membawa Persija menjadi lebih baik.
"Kami punya target yang cukup tinggi sehingga kami memutuskan untuk pencarian pelatih baru untuk di musim 2026-2027," tutup bos Persija tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)