JAKARTA - Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, mengirim sinyal kuat timnya telah berpisah dengan pelatih kepala Mauricio Souza dan jajaran stafnya. Ardhi menyampaikan terima kasih kepada Souza dkk lewat akun Instagram pribadinya.
"Sebagai Manajer Tim, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pelatih Kepala dan seluruh stafnya atas dedikasi dan kontribusi mereka kepada tim sepanjang musim ini," tulis Ardhi dalam unggahan di Instagram dalam @at90_j455, dikutip Selasa (26/5/2026).
"Meskipun hasilnya tidak sepenuhnya sesuai dengan target yang kami harapkan, ini tetap merupakan awal yang baik bagi kami untuk melangkah maju dan mempersiapkan diri untuk kompetisi berikutnya," ujarnya.
Ardhi juga menyampaikan permintaan maaf mewakili Persija Jakarta. Pernyataan ini memperkuat isyarat Mauricio Souza dan jajarannya akan berpisah dengan Macan Kemayoran -julukan Persija.
"Atas nama saya dan tim manajemen, saya juga ingin meminta maaf jika ada kata-kata atau tindakan yang mungkin tidak menyenangkan selama waktu kita bersama," tulis Ardhi.
"Kami mendoakan pelatih dan seluruh staf kesehatan yang baik, kesuksesan yang berkelanjutan, dan yang terbaik dalam perjalanan baru Anda. Tetap semangat. Sayang kalian semua," tambahnya.
Sebelumnya, Mauricio Souza sudah melempar kode akan berpisah dengan Persija Jakarta. Pelatih asal Brasil itu mengirim sinyal perpisahan lewat akun Instagram pribadinya, Selasa (26/5/2026).
Dengan berbagai kabar ini, kemungkinan besar Souza akan meninggalkan Persija Jakarta. Belum diketahui ke mana pelatih berusia 52 tahun itu akan berlabuh selanjutnya.
Mauricio Souza bergabung dengan Persija Jakarta pada Juli 2025. Dia diproyeksikan untuk membawa Macan Kemayoran merebut gelar juara.
Namun begitu, target tersebut tak dapat dipenuhi oleh Souza setelah Persija finis di peringkat ketiga klasemen akhir Super League 2025-2026. Walau demikian, Souza berhasil menjadi pelatih yang membawa Persija meraih poin terbanyak sejak era Liga 1.
Persija finis di posisi ketiga dengan koleksi 71 poin dari 34 pertandingan. Bersama Souza, Macan Kemayoran meraih 22 kemenangan, lima imbang, dan tujuh kekalahan.
(Erha Aprili Ramadhoni)