Skenario I.League jika Persib Bandung dan Borneo FC Perebutkan Gelar Juara hingga Pekan Terakhir

Cikal Bintang, Jurnalis
Rabu 13 Mei 2026 23:27 WIB
I.League sudah menyiapkan skenario jika Persib Bandung dan Borneo FC perebutkan gelar juara hingga pekan terakhir (Foto: Okezone/Cikal Bintang)
Share :

JAKARTA – Persaingan juara Persib Bandung dan Borneo FC bisa terjadi hingga pekan terakhir Super League 2025-2026. Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengaku sudah punya skenario tersendiri.

Kompetisi Super League musim ini memang berjalan sangat kompetitif hingga memasuki pekan ke-32. Dua tim teratas masih memiliki peluang yang sama besar untuk keluar sebagai juara.

1. Unggul Head to Head

Persib dan Borneo FC saat ini sama-sama mengoleksi 75 poin. Namun, Maung Bandung berada di posisi puncak karena unggul head to head dan selisih gol atas Pesut Etam.

Persaingan diprediksi akan berlangsung hingga pekan ke-34 karena kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar. Persib memburu gelar ketiga secara beruntun, sementara Borneo FC ingin mencatat sejarah dengan meraih trofi juara pertama mereka.

Situasi itu memunculkan pertanyaan mengenai persiapan penyerahan trofi jika perebutan gelar baru dipastikan di laga terakhir musim ini. Asep memastikan I.League sudah menyiapkan antisipasi untuk kondisi tersebut.

"Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di Super League 2025-2026. Kompetitif sekali dari liga sekarang ya, kita lihat dua bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi," ujar Asep kepada awak media termasuk Okezone di Kantor I.League, Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

2. Diatur Khusus

Asep menjelaskan jadwal pekan ke-34 memang telah diatur secara khusus. Sebanyak tujuh pertandingan akan dimainkan secara bersamaan demi menjaga fair play kompetisi.

"Pastinya kami sudah merilis jadwal di pekan ke-34, ada tujuh pertandingan bersamaan di tanggal 23 (Mei), dan ada dua pertandingan lebih awal karena memang secara teknis hitung-hitungannya memang tidak lagi menentukan, baik itu di perebutan juara atau juga di posisi degradasi," tambahnya.

Lebih lanjut, Asep menegaskan I.League siap apabila perebutan gelar berlangsung hingga pekan terakhir. Ia menyebut operator liga akan menempatkan dua piala di dua stadion berbeda.

 

3. Piala Asli?

Menurutnya, situasi seperti ini bukan pertama kali terjadi dalam kompetisi sepakbola Indonesia. Asep mengingat kembali persaingan ketat antara Persija Jakarta dan PSM Makassar pada 2018.

Kala itu, kepastian juara baru ditentukan pada pekan terakhir kompetisi. Persija akhirnya keluar sebagai kampiun  setelah mengalahkan Mitra Kukar di laga penentuan.

"Di mana pialanya? Ya, kami akan siapkan di dua tempat kalau sampai pekan 33 masih belum ketahuan," jelas Asep.

"Dan memang ini juga bukan hal yang baru ya, saya pikir juga kan 2018 pernah terjadi sampai terakhir. LIB waktu itu juga ada tim di Makassar, ada tim di Jakarta," sambungnya.

Meski begitu, Asep tidak menjelaskan lebih detail terkait penempatan trofi asli maupun replika. Pria berkacamata itu hanya memastikan kedua lokasi nantinya akan mendapatkan perlakuan yang sama dari operator liga.

"Ya kalau itu detail itu (penempatan piala asli dan replika), saya pikir itu biar menjadi rekaan dari teman-teman wartawan saja yang mana, tapi intinya pasti ada equality," pungkas Asep.

Jika masih sama-sama meraih kemenangan hingga pekan ke-34, maka peluang terbesar juara akan jatuh kepada Persib. Pasukan Bojan Hodak berpotensi mengunci gelar Super League 2025-2026 sekaligus mencatat hattrick juara secara beruntun.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya