Arema FC vs Persik Kediri di Super League 2026-2027: Persikmania Dilarang Tandang ke Malang

Avirista Midaada, Jurnalis
Kamis 17 September 2026 00:05 WIB
Suasana di Stadion Kanjuruhan jelang laga Arema FC vs Persik Kediri. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)
Share :

PERSIK Kediri dipastikan tanpa didampingi suporternya, Persikmania, saat melawat ke Stadion Kanjuruhan melawan Arema FC di lanjutan pekan ketiga Super League 2026-2027. Laga Derby Jawa Timur itu dijadwalkan pada Jumat 18 September 2026 pukul 15.30 WIB.

Tingginya rivalitas kedua tim memang cukup tinggi. Terlebih saat kedua tim bertemu di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pernah terjadi insiden pelemparan bus pada musim 2024-2025 saat Arema FC kalah di kandang sendiri dari Persik Kediri. Hal ini memicu panitia pelaksana pertandingan Arema FC memutuskan tak ada kuota bagi suporter Macan Putih - julukan Persik Kediri.

Suasana pengecekan jelang masuk Stadion Kanjuruhan. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)

1. Pernyataan Panpel Arema FC

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC, Bram Hady Sulton, mengatakan pihaknya sangat concern melancarkan jalannya pertandingan. Untuk memastikan pertandingan berjalan dengan aman dan lancar, suporter tim tamu dilarang datang ke stadion.

"Imbauan resmi dikeluarkan Panpel agar suporter tamu tidak dulu hadir dalam away pekan ketiga Super League 2026-2027 tersebut," kata Bram Hady Sulton, saat dikonfirmasi Okezone.

Meski demikian, pihak Panpel Arema FC menegaskan akan mematuhi peraturan dari operator kompetisi terkait pencabutan larangan away. Langkah itu menjadi bagian positif bagi persepakbolaan Indonesia dengan memperbolehkan suporter tamu kembali away atau bertandang ke markas lawan.

"Kami sangat menyambut baik arah kebijakan regulator yang mulai memperbolehkan suporter tamu untuk hadir. Namun, kita semua harus realistis bahwa implementasi di lapangan membutuhkan proses adaptasi dan pematangan yang matang dari semua lini," ujar Bram Hady Sulton.

 

2. Komunikasi dengan Banyak Pihak

Demi menjaga kondusivitas yang telah terbangun, Bram mengimbau secara komunikatif agar suporter Persik Kediri bersedia menahan diri terlebih dahulu untuk tidak hadir langsung di Stadion Kanjuruhan pada laga Jumat, 18 September 2026.

Arema FC meraih 4 poin di dua laga awal Super League 2026-2027. (Foto: (Instagram/@aremafcofficial))

"Tapi, untuk laga tensi tinggi seperti Derby Jatim ini, diperlukan sikap bijak dan persiapan yang jauh lebih matang. Langkah ini kita ambil bersama demi kebaikan yang lebih besar, sembari kita mematangkan mekanisme penyambutan suporter tamu di masa depan," tegasnya.

Bram mengakui, pihaknya selaku Panpel Arema FC terus berkomunikasi secara intensif dengan berbagai pihak lintas sektor demi menciptakan atmosfer pertandingan yang aman dan nyaman bagi semua pihak. Koordinasi vertikal dan horizontal terus dimatangkan, terutama dengan Presidium Aremania Utas yang membidangi hubungan antar-suporter, serta jajaran Kepolisian.

"Kami terus membuka ruang dialog dan berkoordinasi melekat dengan teman-teman Presidium Aremania Utas, khususnya divisi yang membidangi hubungan antar-suporter. Komunikasi dengan pihak kepolisian juga berjalan sangat baik untuk memastikan seluruh prosedur pengamanan sesuai standar," tambah Bram.

Penjualan tiket pertandingan Arema FC vs Persik Kediri sudah resmi dibuka sejak pekan lalu. Bram menaruh rasa optimis yang tinggi kepada seluruh Aremania dan Aremanita yang akan memadati Stadion Kanjuruhan untuk menjadi motor penggerak ketertiban dan kedewasaan di tribun.

"Kami sangat optimis Aremania mampu menjalankan peran sebagai tuan rumah yang bijak. Mari kita jaga bersama ketertiban ini, hargai proses transisi regulasi ini, dan penuhi stadion dengan energi positif untuk mendukung tim. Ketertiban kita adalah cermin kesiapan kita untuk sepak bola yang lebih maju," tutupnya.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya