MALANG - Kehadiran Alfeandra Dewangga menjadi salah satu gebrakan transfer paling menarik yang dilakukan Arema FC menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026-2027. Didatangkan lewat skema transfer dari Persib Bandung, bek tangguh serba bisa berusia 25 tahun ini langsung memikul ekspektasi tinggi bersama skuad Singo Edan.
Walau statusnya sebagai pemain baru, Dewangga mengaku tidak menemukan kendala berarti dan langsung merasakan aura positif di lingkungan klub. Kondisi ruang ganti yang kondusif ini membuatnya kian optimistis menatap persaingan sengit di kompetisi musim depan.
Sesi latihan perdana yang digelar pada Senin 6 Juli 2026 kemarin menjadi momen pertama bagi Dewangga untuk berbaur dengan rekan-rekan barunya. Hal yang paling mencuri perhatiannya bukan sekadar menu latihan dari tim pelatih, melainkan chemistry erat yang terjalin antarpemain.
"Luar biasa saya lihat pemain-pemain di sini dekat banget dan saya kagetnya ada satu pemain asing yang lancar bahasa Indonesia dan itu sangat membantu pemain lokal juga untuk menyatu dengan pemain asing lainnya," ungkap Dewangga dikutip dari laman resmi I.League, Rabu (9/7/2026).
Mantan penggawa PSIS Semarang ini menambahkan, keramahan serta sambutan hangat dari seluruh elemen tim membuat proses adaptasinya menggelinding lebih cepat. Ia merasa sangat nyaman dengan pendekatan taktis yang diberikan oleh tim kepelatihan Arema FC.
"Latihan perdana Happy tim pelatih juga enak, pemain-pemain juga welcome," ujar Dewangga.
Meski menikmati atmosfer kekeluargaan yang kental, Dewangga tetap sadar akan tanggung jawab besar dan target tinggi yang diusung Arema FC musim ini. Ia pun menegaskan komitmennya untuk tampil habis-habisan demi memenuhi target manajemen.
"Satu membantu tim, karena sebelum tanda tangan kontrak saya ketemu dengan CEO Arema FC, beliau billing target kita papan atas dan saya bertekad membantu tim," sambung Dewangga.
Di sisi lain, General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, membeberkan Dewangga merupakan nama yang berada di daftar teratas belanja klub. Profil permainan sang bek dinilai sangat cocok dengan skema taktis yang diinginkan oleh pelatih kepala, Marcos Santos.
"Kami datangkan Dewangga dengan skema transfer karena yang bersangkutan masih memiliki kontrak dengan Persib. Setelah proses transfer selesai, kami langsung mengontraknya selama dua musim," ujar Yusrinal.
Pihak manajemen Arema FC bergerak cepat dan memberikan dukungan penuh demi memuluskan perpindahan sang pemain ke Malang. Langkah konkret ini diambil setelah mendapatkan lampu hijau dan penilaian mendalam dari jajaran tim pelatih.
"Pelatih sangat menyukai karakter bermain Dewangga dan menilai dia sebagai pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim. Karena itu, direksi memberikan dukungan penuh dengan membantu proses transfernya sehingga akhirnya Dewangga resmi bergabung bersama Arema FC," pungkasnya.
(Rivan Nasri Rachman)