“Dia mengundurkan diri setelah sekira dua bulan karena perselisihan internal dalam skuad. Bahkan setelah pemecatannya, Shin dan Ulsan melanjutkan perang tuduhan yang sengit, meninggalkan luka yang tak terhapuskan satu sama lain," ulas Footballist.
“STY memilih sepakbola Indonesia, tempat dia meraih masa keemasan keduanya, sebagai panggung kembalinya ke lapangan hijau. Dalam konferensi pers perkenalan pelatih, Persija pun telah menyatakan membutuhkan pelatih berpengalaman, dengan level atas,” tutup ulasan tersebut.
Shin diketahui masuk untuk menggantikan Mauricio Souza yang hanya mampu mengantar Persija finis ketiga di Super League 2025-2026. Tugas berat sudah menanti musim depan.
Pasalnya, Persija ditargetkan juara untuk memberi kado ulang tahun ke-500 Kota Jakarta. Ditambah, pada 2028, klub akan berusia 100 tahun sehingga gelar dalam dua musim beruntun bakal jadi hadiah terindah.
(Wikanto Arungbudoyo)