Selain itu, ia menilai dukungan dari berbagai elemen di Bandung dan Jawa Barat memiliki peran besar dalam perjalanan tim sepanjang musim. Sinergi yang terjalin membuat Persib mampu menghadapi berbagai tantangan hingga akhir kompetisi.
"Selain konsistensi, yang paling penting adalah sejak musim lalu kita selalu juara babarengan (juara bersama). Jadi semua komponen di Bandung itu mendukung Persib, enggak ada yang against (menentang). Dari mulai tim, pemain, pelatih, manajemen, Bobotoh, hingga semua instansi yang ada di Jawa Barat dan Bandung mendukung Persib Bandung," jelasnya.
Adhitia mengakui perjalanan musim ini tidak berjalan mudah. Persaingan yang ketat dan tekanan tinggi dirasakan oleh seluruh elemen klub, termasuk manajemen.
Ia mengungkapkan perasaan lega baru benar-benar terwujud setelah pertandingan penentuan berakhir. Momen tersebut menjadi penutup dari perjuangan panjang yang dijalani sepanjang musim.
Dalam kesempatan yang sama, Adhitia juga memberikan apresiasi kepada tim-tim pesaing, terkhusus Borneo FC dan Persija Jakarta, yang turut menghadirkan persaingan sehat. Dia menilai kompetisi yang berjalan secara fair menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas sepakbola Indonesia.
"Terima kasih telah menciptakan atmosfer kompetisi yang begitu luar biasa. Kita bisa menunjukkan kepada dunia bahwa Liga Indonesia itu liga yang kompetitif, fair, dan enggak ada aneh-aneh. Ketika semuanya fair, liga tuh berjalan sangat seru," pungkasnya.
(Ramdani Bur)