Momen terakhir Tolic memimpin sebagai pelatih sementara adalah laga krusial di Parepare menghadapi PSM pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, saat Hodak pulang ke Kroasia untuk menghadiri pemakaman sang ibunda
Secara taktis, Tolic dikenal sebagai penganut setia formasi 4-2-3-1. Skema ini menempatkan dua gelandang bertahan sebagai pelindung lini belakang, sementara tiga gelandang serang bergerak kreatif di belakang seorang striker tunggal.
Filosofinya sederhana namun efektif: keseimbangan. Ia sangat mengutamakan kerapian lini tengah tanpa mengorbankan kreativitas di sektor serangan.
Pendekatan ini sejalan dengan gaya bermain Eropa Timur yang selama ini menjadi DNA Persib era Hodak, ya kekuatan fisik, organisasi pertahanan rapat, dan efisiensi dalam transisi.
Menarik menanti musim baru yang akan dijalani Persib Bandung dengan pelatih yang baru, Igor Tolic
(Dian AF)