BANDUNG – Persib Bandung tengah merayakan gelar juara Super League 2025-2026, namun di tengah euphoria itu sebuah kabar mengejutkan datang dari sang pelatih, Bojan Hodak. Pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut dirumorkan tidak akan memperpanjang masa baktinya bersama skuad Pangeran Biru untuk kompetisi musim depan.
Kabar ini pertama kali diembuskan oleh jurnalis sepak bola asal Italia, Lorenzo Lepore. Berdasarkan laporan eksklusifnya, meskipun proses negosiasi antara manajemen Persib dan Hodak sempat berjalan positif dalam beberapa bulan terakhir, kini situasi berbalik arah.
Menariknya, potensi hengkangnya Hodak bukan dipicu oleh masalah teknis di dalam lapangan atau performa tim, melainkan murni karena alasan kondisi pribadi sang pelatih.
Isu kepergian ini mencuat tepat saat Bojan Hodak dijadwalkan melakoni serangkaian pertemuan penting dengan petinggi klub. Usai menghadiri pesta konvoi juara pada Minggu 24 Mei 2026, Hodak mengonfirmasi adanya agenda pertemuan khusus dengan Presiden Klub Persib, Glenn Sugita, serta Advisor PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Stanley Bernard.
Sebelum memasuki masa libur panjang akhir musim, Hodak juga mengagendakan kunjungan ke kediaman Komisaris Persib, Umuh Muchtar, pada Senin 25 Mei 2026 pagi, yang dilanjutkan dengan acara makan malam bersama seluruh anggota tim. Pertemuan berturut-turut ini diyakini kuat menjadi penentu masa depan sang pelatih di Bandung.
Sebelumnya, Hodak memang sempat membeberkan bahwa proses pembicaraan kontrak baru sudah berjalan, namun ia masih menimbang beberapa hal, termasuk urusan personal di luar sepak bola.