PELATIH Malut United, Hendri Susilo, mengkritisi keputusan wasit yang memberi kartu merah kepada sang pemain, Wbeymar Angulo. Eks pelatih Sriwijaya FC itu blak-blakan tak puas dengan penjelasan wasit yang memimpin pertandingan.
Dalam laga tersebut, Laskar Kie Raha -julukan Malut United- harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-45+6 setelah wasit menganggap Wbeymar Angulo melakukan pelanggaran handsball di kotak penalti.
“Saya mempertanyakan keputusan wasit yang memberikan kartu merah kepada Angulo. Saya tidak puas dengan penjelasan pihak pengadil terkait keputusan tersebut,” kata Hendri Susilo dalam konferensi pers pascalaga.
“Masalah muncul setelah wasit memberikan kartu merah. Cederanya Tyronne tak berpengaruh terhadap game plan kami karena kami masih memiliki opsi di bangku cadangan,” kata Hendri Susilo.
“Pemain sudah berjuang memberikan perlawanan setelah kami bermain dengan 10 pemain. Namun, hasil belum sesuai harapan. Sekarang tugas kami bangkit pada laga Berikutnya.”
Demikian pernyataan perwakilan pemain Malut United, Angga Saputro, dalam sesi konferesi pers usai laga pekan ke-32 Super League 2025-2026 kontra PSIM Yogyakarta pada Minggu 10 Mei 2026.