"Saya kira klub sedang berbicara atau berhubungan dengan pihak berwenang terkait hal ini. Saya sebagai pelatih hanya bisa bekerja dengan mereka saat saya melihat mereka di sesi latihan," kata pelatih yang memiliki perawakan seperti Jurgen Klopp ini.
"Jika dia ada di latihan, saya hanya bekerja dengan mereka sesuai dengan profesi kita. Untuk memberi komentar lebih jauh tentang ini sulit bagi saya. Saya kira ia nanti akan berhubungan dengan pihak berwenang dan saya kira waktu nanti akan menjawabnya," tambah Tomas Trucha.
Sebatas informasi, Ricky Pratama diduga melakukan penganiayaan terhadap sang kekasih dengan inisial AD. Eks pemain Timnas Indonesia U-19 ini dikabarkan telah dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan penganiayaan tersebut.
AD melaporkan lantaran dirinya mengalami luka memar akibat diduga dianiaya oleh pemain PSM Makassar tersebut. Kasus Ricky Pratama mencuat berawal dari thread dari AD.
Awalnya isu itu viral tanpa menyebutkan nama. Hingga akhirnya nama sang pemain diduga menjadi sosok yang melakukan penganiayaan karena ada ciri-ciri pemain Super League dan berlabel Timnas Indonesia.
Sosok Ricky Pratama kemudian benar-benar terungkap setelah korban mendatangi Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sulsel pada 15 Februari 2026 didampingi dua kuasa hukumnya untuk membuat laporan resmi. Adapun peristiwa penganiayaan dilaporkan terjadi pada 6 Februari 2026 di sebuah indekos di Jalan Anuang, Kelurahan Maricaya, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.
(Ramdani Bur)