"Nama Djanur mah baru sekarang-sekarang. Enggak tahu juga awalnya kenapa disingkat jadi Djanur," ungkapnya.
Meski begitu, ia menikmati panggilan barunya dalam beberapa tahun terakhir ini. Ia tidak masalah dipanggil dengan nama Djadjang maupun Djanur.
Saat ini, beberapa pemain Persib memiliki julukan tersendiri. Hariono si gelandang pengangkut air, Tantan Si Kujang Lembang, hingga Atep dengan julukan Lord Atep.
Disinggung apakah ingin memiliki julukan seperti para pemainnya, Djanur menjawab sambil tertawa. "Sudah lah jangan pakai julukan-julukan, sudah kagok," ucapnya.
Bagi Djanur, julukan-julukan bagi pemain atau siapapun yang terlibat dalam sepakbola adalah hal biasa. Itu dipandang sebagai bumbu dalam industri sepakbola sekaligus bagian dari sisi hiburan agar menjadi daya tarik tersendiri.
(Daniel Setiawan)