Erick mengatakan PSSI tidak segan menindak tegas pelaku kerusuhan suporter dalam setiap laga kompetisi kasta teratas di tanah air, apalagi sampai adanya korban jiwa. Langkah tersebut demi memberikan efek jera untuk kebaikan sepakbola Indonesia.
"I-League dan PSSI, termasuk saya, sudah bicara dengan semua pihak terkait. Siapapun individu yang membuat kekerasan atau provokasi yang mengakibatkan ada suporter yang tidak pulang ke rumah dengan selamat, kami bersepakat bersama Polri ya memastikan akan ada proses hukum yang seberat-beratnya," kata Erick Thohir.
"Jangan biarkan anak-anak kita, keluarga kita, itu menjadi korban berikut-berikutnya setelah Kanjuruhan. Jadi, jelas posisinya, siapapun oknum individu yang melakukan hal-hal yang menjurus atau mengakibatkan tadi, terenggutnya nyawa suporter, akan dihukum sekeras-kerasnya," tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)