Di sisi lain, Co-Founder dan CEO Zentara, Regal Rauniyar Star, menyatakan bahwa perusahaannya terpilih menjadi sponsor karena melihat visi yang sejalan dalam hal pembangunan sistem dan pengembangan talenta. Menurutnya, talenta hebat di Indonesia sangat melimpah, namun fasilitas sistem pendukung yang memadai masih terbatas.
"Talenta ada di mana-mana di negeri ini, namun sistem yang baik masih terbatas. Oleh karena itu, kami tidak hanya menaruh nama di jersey, tetapi juga menyuntikkan teknologi kami ke dalam sistem pengelolaan klub," jelas Regal.
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, Zentara memperkenalkan platform digital terbernama Planet Training untuk mendigitalisasi metodologi latihan, edukasi pelatih, hingga identifikasi talenta muda. Platform asli rancangan Indonesia ini tercatat telah digunakan oleh lebih dari 250.000 pelatih di berbagai level, baik akademi, klub, maupun federasi nasional dunia.
Co-Founder dan President Zentara, Darian Nathanael Kuswanto, menambahkan bahwa langkah ini bertujuan untuk meredam hilangnya memori institusional klub akibat pergantian pelatih. Integrasi kelas enterprise tersebut diharapkan mampu menjaga kesinambungan prestasi Garudayaksa FC secara terencana dan sistematis.
Garudayaksa FC sendiri menyongsong musim baru dengan optimisme tinggi setelah sukses keluar sebagai juara Championship 2025-2026 dan mengamankan tiket promosi. Klub asal Kabupaten Bogor yang bermarkas di Stadion Pakansari ini siap membuktikan kapasitasnya di level tertinggi sepak bola tanah air.
Pada laga perdana yang dijadwalkan berlangsung Minggu 6 September 2026, skuad asuhan Milos Joksic ini akan langsung melakoni laga tandang krusial menghadapi tuan rumah Java United di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah. Dukungan infrastruktur digital dari Zentara diharapkan mampu mengantar klub meraih hasil maksimal di musim perdananya.
(Rivan Nasri Rachman)