RACHMAT Irianto mengambil peran penting dalam menjaga kekompakan skuad Persebaya Surabaya yang kini dihuni perpaduan pemain senior, talenta muda, dan sejumlah rekrutan asing untuk menghadapi musim 2026-2027. Pengalaman panjangnya bersama Bajul Ijo -julukan Persebaya Surabaya- membuat pemain yang akrab disapa Rian itu menjadi salah satu figur sentral di ruang ganti tim.
Sebagai pemain yang memahami kultur Persebaya Surabaya, Rian berupaya membantu proses adaptasi para pemain baru sejak awal persiapan musim. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci agar seluruh pemain bisa cepat menyatu dan membangun kerja sama di dalam tim.
Rian bukan sosok asing bagi keluarga besar Persebaya. Setelah menghabiskan enam musim bersama Bajul Ijo setelah sempat berkarier di klub lain, dia kembali ke Surabaya sejak musim lalu dengan membawa pengalaman yang lebih matang.
Kembalinya pemain 26 tahun itu tidak hanya menambah kekuatan di lapangan, tetapi juga menghadirkan sosok yang memahami identitas serta nilai-nilai yang selama ini melekat pada Persebaya Surabaya. Hal tersebut dinilai penting untuk membantu menjaga keharmonisan di dalam skuad.
Menurut Rian, proses menyatukan tim yang dihuni pemain dari berbagai latar belakang membutuhkan waktu dan komitmen dari seluruh anggota tim. Oleh karena itu, dia berusaha menciptakan suasana yang nyaman agar setiap pemain dapat beradaptasi dengan cepat.
"Kami memiliki banyak pemain baru, baik pemain muda, pemain senior maupun pemain asing. Sebagai salah satu pemain yang cukup lama mengenal Persebaya, saya tentu berusaha membantu mereka beradaptasi. Yang terpenting adalah membangun komunikasi yang baik agar semua bisa merasa nyaman dan cepat menyatu dengan tim," ujar Rachmat Irianto, Okezone mengutip dari situs resmi Persebaya Surabaya, Kamis (16/7/2026).