BANDUNG – Kebersamaan panjang antara Persib Bandung dan bek sayap lokal, Zalnando, resmi mencapai garis akhir. Manajemen Pangeran Biru mengumumkan tidak lagi memperpanjang kerja sama dengan sang pemain setelah kontraknya resmi kedaluwarsa pada pengujung musim kompetisi 2025-2026.
Perpisahan ini menyudahi pengabdian enam musim penuh cerita dari pemain asli kelahiran Bandung tersebut. Zalnando pertama kali menginjakkan kakinya di Bumi Pasundan pada awal Liga 1 2019 setelah diboyong dari Sriwijaya FC.
Kedatangannya di era kepelatihan Miljan Radovic kala itu diproyeksikan untuk menjadi tembok kukuh di sektor kiri pertahanan Persib. Meski pada musim debutnya ia harus puas dengan catatan tujuh penampilan akibat ketatnya persaingan, Zalnando tetap menunjukkan profesionalisme yang tinggi.
Titik balik performa Zalnando mulai terlihat pasca-pandemi Covid-19, tepatnya pada musim 2021-2022. Periode tersebut bertransformasi menjadi salah satu musim emasnya bersama Persib, di mana ia dipercaya tampil dalam 21 pertandinganm termasuk 10 kali sebagai starter, serta sukses menyumbangkan dua gol krusial bagi tim.
Namun, roda nasib berputar dengan cepat. Pada pertengahan musim 2022-2023, pemain kelahiran 24 Desember 1996 ini dihantam cedera serius yang memaksanya menepi dari lapangan hijau dalam waktu yang sangat lama.
Kendati menghabiskan banyak waktu di ruang perawatan, Zalnando tetap menjadi bagian dari sejarah besar skuad Maung Bandung saat sukses mengunci gelar juara Liga 1 2023-2024.
Demi mengembalikan sentuhan terbaiknya pasca-cedera, Persib sempat meminjamkan Zalnando ke PSIS Semarang pada paruh pertama musim 2024-2025. Sekembalinya ke Bandung pada putaran kedua, ia langsung memberikan dampak instan dengan mengemas 13 penampilan, sekaligus membantu Persib mempertahankan gelar juara liga secara beruntun (back-to-back champions).