JAKARTA - Jordi Amat mengungkapkan perjalanannya bersama Persija Jakarta pada Super League 2025-2026. Pada musim bersamanya bersama Macan Kemayoran, Jordi Amat mengaku bangga dengan performa timnya.
Menurutnya, Persija Jakarta menjadi salah satu tim dengan permainan terbaik di liga, meski target juara gagal tercapai.
“Di musim pertama bersama Persija, sangat bangga dengan perjuangan kami di setiap pertandingan. Kami tidak mencapai tujuan kami, tetapi kami memainkan salah satu sepak bola terbaik di Indonesia,” kata Jordi, melansir laman iLeague, Selasa (2/6/2026).
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Sepanjang musim, Persija menunjukkan identitas permainan yang kuat. Dominasi penguasaan bola, keberanian menekan lawan, serta intensitas tinggi yang diperlihatkan dalam pertandingan menjadi ciri khas yang terus terlihat hingga pekan terakhir kompetisi.
Secara keseluruhan, Macan Kemayoran menutup musim di posisi ketiga klasemen dengan koleksi 71 poin. Poin itu didapat dari hasil 22 kemenangan, lima kali imbang, dan tujuh kekalahan.
Di sisi lain, Persija menjadi tim ketiga paling produktif dengan torehan 65 gol. Persija juga mencatatkan lini pertahanan terbaik kedua di kompetisi setelah hanya kebobolan 29 kali.
Di tengah performa kolektif tim, Jordi turut memberikan kontribusi penting. Tak hanya berperan sebagai pemimpin di lini belakang, pemain berusia 34 tahun itu memiliki peran penting dalam skema menyerang.
“Tiga gol dan satu assist, musim yang penuh suka duka tetapi senang dengan semua kerja keras yang telah dilakukan. Kami akan kembali lebih kuat di musim depan. Terima kasih atas semua dukungannya,” ujar Jordi.
Setelah musim berakhir, Jordi memilih untuk melihat apa yang telah dibangun Persija sebagai fondasi yang berharga. Dengan kualitas permainan yang terus berkembang dan kebersamaan yang semakin kuat, ia optimistis Macan Kemayoran mampu kembali bersaing lebih kuat pada musim mendatang.
(Erha Aprili Ramadhoni)