Selepas gantung sepatu, ia memilih berkarier sebagai pelatih. Pria berusia 48 tahun ini pernah menangani Hajduk Split U-19 (2019), NK Osijek II (2019-2021), NK Kustosija (2021) dan klub asal Mesir Wadi Degla (2022-2024).
Seperti saat jadi pemain, tak ada catatan spesial dalam kariernya. Prestasi Tolic baru terlihat saat menerima tawaran Hodak sebagai asisten pelatih Persib pada 2024-2026.
Sebagai tangan kanan, Tolic cukup sukses membantu Hodak merebut dua gelar juara Liga Indonesia (2024-2025 dan 2025-2026). Kini, tongkat estafet berada di tangannya.
Bisa dibilang, tugas Tolic tidaklah mudah. Ia akan terus dibanding-bandingkan dengan Hodak yang merupakan salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Persib.
(Wikanto Arungbudoyo)