SLEMAN – Pelatih Malut United, Hendri Susilo, tak dapat menutupi rasa bahagia usai timnya menghancurkan PSBS Biak dengan skor 7-0 di pekan ke-30 Super League 2025-2026, Selasa 28 April 2026. Apalagi kemenangan ini bukan sekadar raihan tiga poin biasa, melainkan rekor kemenangan terbesar sepanjang sejarah berdirinya klub.
Hasil fantastis ini sekaligus mengantarkan anak asuh Hendri Susilo merangsek naik ke peringkat ke-4 klasemen sementara dengan torehan 49 poin, memanaskan persaingan di papan atas.
Meski mendominasi total sejak peluit pertama dibunyikan, Malut United sempat dibuat frustrasi oleh rapatnya barisan pertahanan PSBS Biak.
Sebanyak 16 tembakan dilepaskan sepanjang paruh pertama, namun hanya dua yang mengarah ke gawang. Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga turun minum.
Perubahan krusial terjadi saat memasuki babak kedua. Coach Hendri Susilo langsung menyuntikkan tenaga baru dengan memasukkan Abduh Lestaluhu dan Septian David Maulana.
Keputusan ini terbukti jitu karena hanya dalam kurun waktu 10 menit setelah babak kedua dimulai, Malut United langsung meledak dengan tiga gol beruntun melalui David Da Silva (51’), Septian David (58’), dan Yakob Sayuri (61’).
“Kami sempat mengalami kebuntuan di babak I. Setelah melakukan perubahan taktikal di babak II, gol yang dinantikan akhirnya datang juga,” jelas Hendri Susilo dalam konferensi pers usai laga, dikutip Rabu (29/4/2026).
Mentalitas pemain di lapangan ternyata tak lepas dari kata-kata pelecut semangat yang diberikan tim pelatih di saat jeda. Hendri mengungkapkan bahwa ia telah memprediksi bahwa satu gol pembuka akan meruntuhkan mental lawan dan membuka keran gol lainnya.