SLEMAN – Malut United mengusung ambisi besar untuk memutus tren negatif saat bersua PSBS Biak pada pekan ke-30 Super League 2025-2026. Meski datang dengan catatan kurang memuaskan dalam lima laga terakhir, pelatih Malut United, Hendri Susilo menegaskan kesiapan mental dan taktik timnya sudah berada di level tertinggi.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa (28/4/2026) pukul 19.00 WIB ini menjadi momentum krusial bagi Laskar Kie Raha –julukan Malut United– untuk tetap bertahan di jajaran papan atas klasemen. Sang juru taktik pun memberikan jaminan bahwa anak asuhnya akan tampil habis-habisan di lapangan.
“Kami tidak main-main melawan PSBS Biak. Tim akan mengerahkan 200 persen kekuatan untuk meraih tiga poin besok malam,” tegas Hendri Susilo dalam konferensi pers, Selasa (28/4/2026).
Malut United saat ini tengah terjepit dalam situasi sulit setelah gagal menang di lima partai terakhir dengan rincian dua kali imbang dan tiga kali kalah. Namun, Hendri memastikan evaluasi menyeluruh telah dilakukan agar kesalahan serupa tidak terulang saat menghadapi Badai Pasifik.
Pelatih berusia 60 tahun itu memilih untuk mengesampingkan statistik buruk tersebut dan menatap ke depan. Menurutnya, pembenahan dari sisi psikologis menjadi kunci utama agar para pemain bisa tampil lepas dan mencapai performa puncak di pertandingan nanti.
“Kami sudah melupakan hasil pertandingan sebelumnya. Mulai hari ini sampai besok, fokus penuh tim ada pada duel melawan PSBS,” tambah Hendri.
“Kami sudah memperbaiki mentalitas pemain. Mudah-mudahan mereka berada dalam peak performance pada laga besok,” lanjutnya.