BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, meminta skuad Pangeran Biru untuk segera melupakan hasil imbang yang menyesakkan dan mengalihkan fokus total pada sisa kompetisi. Meskipun gagal memetik kemenangan di markas Dewa United, Hodak menekankan pentingnya ketenangan mental demi menjaga posisi puncak klasemen Super League 2025-2026.
Persib baru saja melewati laga dramatis yang berakhir dengan skor 2-2 di Stadion Internasional Banten, Senin 20 April 2026. Tambahan satu poin ini membuat Maung Bandung tetap berada di singgasana dengan koleksi 65 poin.
Namun, posisi Persib kian terancam karena hanya unggul dua angka dari Borneo FC di peringkat kedua, serta dibayangi Persija Jakarta yang terus memangkas jarak di posisi ketiga.
Bojan Hodak mengapresiasi daya juang anak asuhnya yang mampu mengejar ketertinggalan dua gol melalui penalti Thom Haye dan sundulan Andrew Jung. Meski senang dengan aspek penyerangan dan mentalitas tim, pelatih asal Kroasia tersebut tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap kerapuhan lini belakang.
Hodak menyoroti gol pertama lawan yang terjadi karena pemain bertahan Persib sempat berhenti bermain lantaran mengira bola sudah keluar, sebuah kesalahan yang ia sebut sangat elementer.
"Pada akhirnya, kami harus tenang dan fokus terhadap permainan yang kami miliki," tegas Bojan Hodak, dilansir dari laman resmi Persib, Kamis (23/4/2026).
Baginya, mengevaluasi kesalahan individu dan menjaga konsentrasi hingga peluit panjang adalah kunci untuk tetap berada di jalur juara.