SINGAPURA – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengaku kecewa setelah timnya menelan kekalahan tipis 2-3 dari Lion City Sailors dalam laga kelima Grup G AFC Champions League (ACL) 2 2025-2026. Hodak secara khusus menyoroti rapuhnya lini pertahanan dan buruknya penyelesaian akhir Maung Bandung dalam pertandingan tersebut.
Persib Bandung kalah 2-3 saat bertandang ke markas Lion City Sailors di Stadion Bishan, Singapura, Rabu 26 November 2025. Kekalahan ini terasa menyakitkan, padahal Maung Bandung sempat unggul 2-1 di pertengahan babak kedua.
Akan tetapi, tim tuan rumah tampil ngotot di hadapan publiknya. Lion City Sailors pun sukses membalikkan keadaan lewat dua gol yang dicetak Shawal Anuar (62’) dan Anderson Lopes (71’).
“Kami telah mencetak dua gol dan pada akhirnya kalah dalam pertandingan itu, Anda harus bertanya pada diri sendiri. Khususnya tentang lini pertahanan,” kata Hodak, dikutip dari laman resmi Persib Bandung, Kamis (27/11/2025).
Selain pertahanan yang rapuh, Hodak juga mengkritik lini serang Persib Bandung. Pasalnya, Maung Bandung cukup banyak menciptakan peluang emas tetapi tidak ada yang terkonversi menjadi gol.
“Di balik dua gol yang diciptakan, kami sebenarnya punya banyak peluang, tapi penyelesaian akhirnya kurang baik," sambung Bojan Hodak.
Meski demikian, Hodak tidak ingin menyalahkan anak asuhnya. Ia menyatakan bertanggung jawab penuh atas hasil kekalahan Persib Bandung di markas Lion City Sailors.
Kekalahan ini menunda misi Persib Bandung lolos ke babak gugur ACL 2 2025-2026. Namun begitu, Maung Bandung masih memiliki peluang besar untuk lolos ke babak selanjutnya.
Apalagi, Persib Bandung masih memuncaki klasemen sementara Grup G dengan 10 poin. Thom Haye dan kawan-kawan wajib bermain maksimal di laga terakhir melawan Bangkok United demi memastikan tiket lolos.
"Untuk level ini, ACL Two perlu berbuat lebih baik lagi. Semuanya kesalahan pelatih sehingga mereka (tim) harus mengalami kekalahan. Tapi, kami harus lebih fokus lagi di pertandingan berikutnya. Ada empat laga berat menanti dan kami harus fokus pada hal tersebut," pungkas Hodak.
(Rivan Nasri Rachman)