DENPASAR – Persela Lamongan hanya memiliki 14 pemain yang tersedia jelang melawan Madura United di pekan ke-23 Liga 1 2021-2022. Pelatih Persela Lamongan, Jafri Sastra, pun menyampaikan harapannya dalam menatap laga tersebut dengan skuad seadanya ini.
Ya, Persela Lamongan bakal menantang Madura United pada laga lanjutan Liga 1 2021-2022. Pertandingan dua tim asal Jawa Timur itu akan berlangsung di Stadion Gelora Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Sabtu 5 Februari 2022.
BACA JUGA: 5 Pemain Persija Jakarta Positif Covid-19 Jelang Hadapi Arema FC, Total Hilang 10 Pemain!
Jelang duel tersebut, Jafri Sastra mengungkapkan kondisi skuadnya yang bisa dibilang sangat minimalis. Pasalnya, sampai latihan terakhir, hanya ada 14 pemain yang siap bertanding melawan Madura United.
Jafri menjelaskan bahwa beberapa pemain tidak bisa dibawa olehnya karena satu dan lain hal. Sejumlah pemainnya kini terpapar Covid-19 hingga cedera. Lebih lanjut, Jafri Sastra berharap tidak ada kabar buruk yang didapat skuadnya jelang laga kontra Madura United.
“Tadi pagi kami hanya berlatih tinggal 14 pemain. Saat ini dalam Persela, ada 4 pemain kami yang terpapar Covid-19 setelah kami berhadapan dengan Arema FC, kemudian ada juga 3 pemain yang demam, satu mengalami cedera, lalu satu pemain izin karena harus pulang menjenguk keluarganya yang sakit,” ungkap Jafri Sastra dalam konferensi pers virtual, Jumat (4/2/2022).
“Jadi, kekuatan kami sampai latihan tadi pagi hanya ada 14 pemain. Harapannya setelah siang atau nanti sore tidak terjadi apa-apa,” sambungnya.
Lebih lanjut, Jafri Sastra mengaku waswas dengan hasil tes PCR yang baru keluar pada sore nanti. Wajar saja jika dia waswas karena jika ada salah satu pemain mereka yang dinyatakan positif, maka mau tidak mau pertandingan harus ditunda seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya yang membuat skuad tidak diisi dengan 14 pemain.
“Jujur kami juga waswas saat nanti tes PCR jam 4 nanti menunggu hasilnya seperti apa. Kalaupun terjadi apa-apa, kalau memang nanti ada pemain yang terpapar Covid lagi, tentu kami serahkan manajemen sehingga bisa melakukan pembicaraan dengan PT LIB,” pungkas Jafri Sastra.
(Djanti Virantika)