Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dikritik Usai Gabung Persija Jakarta, Shayne Pattynama: Itu Merendahkan Sepakbola Indonesia

Andika Rachmansyah , Jurnalis-Jum'at, 30 Januari 2026 |04:52 WIB
Dikritik Usai Gabung Persija Jakarta, Shayne Pattynama: Itu Merendahkan Sepakbola Indonesia
Shayne Pattynama angkat bicara soal kritik yang menghampirinya usai bergabung ke Persija Jakarta (Foto: Okezone/Andika Rachmansyah)
A
A
A

DEPOK – Shayne Pattynama angkat bicara soal kritik yang menghampirinya usai bergabung ke Persija Jakarta. Ia cukup keberatan ketika disebut pindah ke liga yang jelek.

Shayne secara mengejutkan hengkang dari klub teras Thailand, Buriram United, ke Persija. Pemain 27 tahun itu menambah daftar pemain diaspora yang berkarier di Super League mulai 2025-2026.  

1. Paham Kekecewaan Penggemar

Shayne Pattynama berpose di SUGBK dengan seragam Persija Jakarta

Keputusannya bergabung ke Persija tentu menjadi kabar gembira bagi The Jakmania. Tapi di sisi lain, pilihannya menuai kritikan dari pencinta sepakbola Tanah Air yang menyayangkan Shayne tidak lagi berkarier di luar negeri. 

Shayne memahami fans menginginkan pemain idolanya bermain di kompetisi terbaik. Tapi, ia juga meminta kepada publik untuk menyadari kompetisi sepakbola Indonesia saat ini sedang berkembang. 

“Tentu saja orang-orang selalu mengkritik. Dan saya paham itu. Orang-orang ingin kami, para pemain, bermain di liga terbaik yang memungkinkan,” kata Shayne kepada wartawan termasuk Okezone, dikutip Kamis (29/1/2026). 

“Tapi di sisi lain, orang juga perlu memahami kami sebagai sebuah negara sedang berkembang dalam hal sepakbola. Kami sedang membangun liga yang lebih baik. Tim nasional juga semakin berkembang,” sambung eks pemain Viking FK itu.

2. Merendahkan Indonesia

Shayne cukup menyayangkan komentar netizen yang menyebut kompetisi di Tanah Air jelek. Menurutnya, itu sama saja merendahkan Indonesia. Baginya, kehadiran sejumlah pemain diaspora ke Super League bisa mendorong perkembangan sepakbola di sini.  

“Saya merasa ketika ada orang yang berkata, ‘Jangan ke Indonesia. Jangan main di liga ini, liganya jelek,’  itu seperti merendahkan Indonesia. Menurut saya itu tidak baik, karena kami sedang bertumbuh,” terang Shayne.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement