Serangkaian cedera dan penurunan performa membuat Man City ingin menjual John Stones. Padahal, pemain berusia 26 tahun itu direkrut dengan harga cukup tinggi pada 2016 dari Everton, yakni 47,5 juta poundsterling (setara Rp903,4 miliar).
Ketika itu, Man City sangat ngotot mendatangkan John Stones. Sebab, Pep Guardiola kesengsem dengan kemampuan pemain kelahiran Barnsley itu dalam bertahan sekaligus memulai serangan dari belakang. Ia dinilai cocok dengan taktik yang dipakai oleh manajer berkebangsaan Spanyol tersebut.
Potongan harga rela diberikan Man City demi mempercepat proses penjualan John Stones. Apalagi, kontraknya hanya tersisa dua tahun di Etihad. Andai ia bersikeras bertahan, bukan tidak mungkin Stones hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
Statistik John Stones sesungguhnya tidak buruk-buruk amat pada Liga Inggris 2019-2020. Tampil sebanyak 16 kali, ia mampu mencatatkan rasio tekel sukses 63% dari 16 kesempatan. Belum lagi, Stones melakukan 31 sapuan serta sembilan kali intersep.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)