Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Manchester United Tersingkir Tragis dari Piala Liga Inggris 2026-2027, Kemarahan Suporter Sasar Rashford dan Dalot

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Kamis, 17 September 2026 |15:53 WIB
Manchester United Tersingkir Tragis dari Piala Liga Inggris 2026-2027, Kemarahan Suporter Sasar Rashford dan Dalot
Pemain Manchester United, Marcus Rashford. (Foto: Instagram/manutd)
A
A
A

MANCHESTER — Dua pemain Manchester United, Marcus Rashford dan Diogo Dalot jadi sasaran amrah suporter Setan Merah usai tim tersebut resmi tersingkir dari ajang Piala Liga Inggris 2026-2027. Pasalnya Rashford dan Dalot dinilai menjadi penyebab skuad asuhan Michael Carrick itu kalah 2-3 dari Brighton & Hove Albion di Stadion Old Trafford, pada Kamis (17/9/2026) dini hari WIB.

Laga babak ketiga Piala Liga Inggris 2026-2027 ini langsung menyita perhatian publik sejak menit awal. Setan Merah sempat memegang kendali penuh berkat gol spektakuler dari Shea Lacey serta tambahan gol dari Mason Mount.

Namun, momentum berubah drastis sebelum turun minum. Brighton sukses memperkecil kedudukan lewat aksi Charalampos Kostoulas, yang kemudian mengubah jalurnya pertandingan secara keseluruhan di paruh kedua.

Memasuki babak kedua, tekanan tim tamu semakin tak terbendung. Pascal Grob berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 sebelum Maxim De Cuyper mencetak gol penentu kemenangan bagi The Seagulls.

Tragedi ini mencatatkan rekor buruk tersendiri bagi klub. Untuk pertama kalinya dalam kurun waktu setengah abad, Manchester United harus menelan kekalahan setelah sempat memimpin dengan selisih dua gol.

Diogo Dalot. (Foto: Instagram/manutd)
Diogo Dalot. (Foto: Instagram/manutd)

1. Protes Keras Suporter

Selepas pertandingan, suasana di luar stadion memanas ketika sejumlah pendukung meluapkan kekecewaan mendalam. Sasaran kemarahan suporter kali ini tertuju langsung kepada Marcus Rashford dan Diogo Dalot.

Kedua pemain senior tersebut mendapatkan cemoohan serta teriakan protes dari tribun penonton saat meninggalkan area stadion. Sejumlah fans menilai performa mereka sudah tidak lagi sejalan dengan ambisi klub.

Gelombang kritik juga mengalir deras di berbagai platform media sosial. Banyak pendukung menyuarakan frustrasi atas inkonsistensi tim yang terus berulang dari musim ke musim tanpa adanya perubahan signifikan.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement