Pria berkacamata itu menyebut ujaran rasis yang dilakukan oleh oknum suporter tersebut cukup ironis. Sebab, biasanya justru masyarakat Asia termasuk Indonesia yang menjadi korban dari pihak luar. Namun kini justru ujaran tersebut dilakukan sesama masyarakat.
“Sebenarnya lucu juga, kita orang Indonesia itu rasis. Karena biasanya justru kita yang terkena rasis, di mana-mana hampir seperti itu. Di dunia itu orang di Asia itu lebih sering kena rasis, tapi sekarang kenapa kita jadi rasis. Jadi, itu jadi pertanyaan yang aneh, kok bisa,” ujar Arya.

Karena itu, Arya berharap kepada seluruh suporter Indonesia untuk berperilaku lebih dewasa. Ia juga mengimbau untuk tidak terlalu mudah menuliskan ujaran rasisme di media sosial.
“Jadi, kami harapkan ada kesadaran baru di teman-teman untuk jangan ada ungkapan-ungkapan seperti itu dan sangat tidak sehat untuk sepakbola kita. Jadi, jangan terlalu gampang untuk menulis tanpa berpikir. Ini gampang sekali menulis tanpa berpikir,” pungkas Arya.
(Wikanto Arungbudoyo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.