Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan Berakhir Imbang, Aji Santoso Serukan Penggunaan VAR di Liga 1

Avirista Midaada, Jurnalis · Jum'at 22 Oktober 2021 06:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 22 49 2489898 persebaya-surabaya-vs-persela-lamongan-berakhir-imbang-aji-santoso-serukan-penggunaan-var-di-liga-1-JtcVNFzjQZ.jpg Laga Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan. (Foto: Twitter/@liga1match)

SLEMAN – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, mengomentari hasil laga kontra Persela Lamongan dalam pekan kedelapan Liga 1 2021-2022. Merasa kemenangan timnya atas Persela Lamongan dirampas oleh wasit, Aji Santoso pun mendesak serta menyerukan penggunaan video assistant referee (VAR) di Liga 1.

Sebagaimana diketahui, laga Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan yang digela di Stadion Maguwuharjo, Sleman, Yogyakarta, pada Kamis 21 Oktober 2021 malam WIB berakhir dengan skor 1-1.

Laga Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan di Liga 1 2021-2022. Foto: Twitter/@liga1match

Persebaya membuka keunggulan lebih dahulu lewat aksi Ricky Kambuaya pada menit ke-12. Kemudian, Persela menyamakan kedudukan lewat aksi Ivan Carlos Franca Coelho (35’).

Aji pun menyoroti keputusan wasit dalam laga ini. Apalagi, dua keputusan kontroversial wasit Musthofa Umarella dinilai memengaruhi hasil akhir pertandingan tersebut.

BACA JUGA: Hasil Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan Pekan Kedelapan Liga 1 2021-2022: Laga Berakhir Imbang

Alhasil, Aji meminta federasi PSSI dan operator liga menggunakan teknologi VAR untuk mendukung kinerja wasit. Mengingat, sejauh ini dari beberapa laga, ia menilai banyak keputusan wasit beberapa kali terlihat kontroversial, baik di Liga 1 maupun Liga 2.

“Sudah waktunya Indonesia menggunakan VAR, karena negara-negara ASEAN, seperti Thailand, sudah menggunakan VAR,” ucap Aji Santoso, saat konferensi pers virtual di Stadion Maguwuharjo, Sleman.

BACA JUGA: Borneo FC vs PSM Makassar, Milomir Seslija Tak Anggap Enteng Pesut Etam

Apalagi, selama ini, perputaran uang di persepakbolaan Indonesia yang cukup besar. Dengan begitu, Aji menilai kompetisi di Indonesia sebenarnya mampu menerapkan penggunaan VAR dalam pertandingan.

“Sudah saatnyalah dengan kompetisi di Indonesia yang menghabiskan dana yang sangat besar, sekarang VAR sudah saatnya digunakan,” ungkap dia.

Penggunaan VAR juga dinilai pelatih asal Kepanjen, Kabupaten Malang itu bisa membantu kinerja wasit yang kerap tak melihat momen-momen penting dalam sebuah pertandingan. Hasilnya bisa dilihat dari beberapa kompetisi yang menggunakan VAR, keputusan lebih adil dinilai Aji bisa hadir.

“Bahwa VAR ini sangat bermanfaat supaya tim-tim tidak dirugikan. Saya bukan masalah tidak menang. Saya mau pertandingan berjalan dengan fair, saya kalah pun bisa saya terima, asalkan kalahnya dengan baik, yang jelas saya tidak tahu, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak,” paparnya.

Laga Persebaya Surabaya vs Persela Lamongan di Liga 1 2021-2022. Foto: Twitter/@liga1match

Sebagai informasi, Persebaya Surabaya merasa dirugikan atas kepemimpinan wasit yang tidak mengesahkan gol tendangan bebas Jose Wilkson pada menit ke-34. Padahal, bola hasil tendangan Jose Wilkson ini telah melalui garis gawang saat gagal ditangkap oleh penjaga gawang Persela, Dwi Kuswanto.

Namun, bola kembali berusaha ditangkap oleh Dwi Kuswanto. Meski begitu, bola telah melewati garis gawang. Namun, baik wasit maupun hakim garis, mereka tak melihat kejadian tersebut sebagai sebuah gol.

Justru, ketika Persela balik melakukan serangan, posisi Ivan Carlos yang tertangkap kamera offside sebelum menerima umpan, dianggap onside. Alhasil, dengan mudah pemain asal Brasil ini menyarangkan bola ke gawang Andika Ramadhani menit ke-35, dan membuat skor imbang 1-1.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini