Antonio Conte Ungkap Alasan Tinggalkan Inter Milan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 28 Mei 2021 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 47 2416717 antonio-conte-ungkap-alasan-tinggalkan-inter-milan-EKkyOTRcpb.jpg Antonio Conte. (Foto/Inter Milan)

MILAN - Antonio Conte mengungukapkan alasannya meninggalkan Inter Milan. Dia pun berterima kasih kepada pemain, staf, dan penggemar karena memberikan dukungan sehingga bisa membawa klub meraih trofi Liga Italia 2020-2021.

Conte membawa Inter meraih gelar scudetto dalam 11 tahun di musim ini. Namun, dia sepakat untuk mengakhiri kontraknya satu tahun lebih awal.

Foto/Reuters

Pelatih asal Italia itu tidak senang dengan rencana Inter mengatasai masalah keuangan. Klub berencana menjual pemain kunci demi mengatasi masalah finansial karena pandemi covid-19.

Baca juga: Kacau! Demi Romelu Lukaku, Chelsea Jual 5 Pemain

“Perjalanan luar biasa dalam dua tahun terakhir ini! Setiap hari kami menjadi lebih kuat, lebih bertekad, dengan lebih banyak kemauan dan pengorbanan, berhasil mematahkan keadaan biasa-biasa saja yang sering mengelilingi kami,” tulis Conte dalam akun Instagram-nya seperti mengutip Reuters, Jumat (28/5/2021).

Baca juga: Antonio Conte Segera Diresmikan Jadi Pelatih Baru Real Madrid

“Tidak ada alasan, tidak ada alibi, tetapi hanya bekerja, bekerja dan bekerja, bersama dengan rasa hormat dan pendidikan. Kami membawa Scudetto kembali ke Inter setelah 11 tahun, tetapi yang terpenting kami membawa Inter kembali ke tempat yang layak karena sejarah dan tradisinya."

“Terima kasih kepada mereka yang memungkinkan semua ini! Pemain, staf, presiden, direktur, dan semua orang yang membantu kami dan mendukung kami selama dua tahun ini," tambahnya.

Conte mengatakan Inter berhasil merajai Liga Italia karena mendapat dukungan dan antusiasme dari para pendukung meski dalam situasi sulit karena pandemi.

“Citra trofi Scudetto yang diangkat dari tingkat tertinggi San Siro dengan kalian semua merayakannya, saya akan mengenangnya selamanya,” tambahnya.

Foto/Reuters

Inter finis tidak lebih dari posisi keempat selama delapan tahun ketika Conte ditunjuk pada 2019, tetapi mantan pelatih Chelsea itu membawa Nerazzurri ke posisi kedua di musim pertamanya sebelum menjadi juara pada musim 2020-21.

Namun, ambisi pemain berusia 51 tahun itu untuk meningkatkan skuadnya bertentangan dengan situasi keuangan klub. Inter dikabarkan ingin memangkas gaji sebesar 15-20 persen dan menghasilkan 70-100 juta euro atau sekitar Rp1,21 - 1,74 triliun dari penjualan pemain sebelum musim depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini