Kylian Mbappe Tak Cocok Gabung Man City

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 27 Februari 2021 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 27 51 2369298 kylian-mbappe-tak-cocok-gabung-man-city-JuCtOPFpvW.jpg Kylian Mbappe (Foto: Reuters)

PARIS – Penyerang Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, menjadi pemain yang paling diminati oleh klub-klub elite Eropa saat ini. Kepindahan Mbappe dari PSG pun terasa semakin nyata lantaran masa kontrak sang pemain akan berakhir pada 30 Juni 2022.

Jika PSG tidak ingin kehilangan Mbappe secara gratis, maka mereka harus melepasnya pada bursa transfer musim panas tahun ini. Sejumlah nama besar pun sudah dikaitkan dengan penyerang 22 tahun itu, dari mulai Real Madrid, Barcelona, Liverpool, hingga Manchster City.

Baca juga: Solskjaer Masih Terus Jaga Komunikasinya dengan Erling Haaland

Dari nama-nama tersebut, bisa dibilang hanya Madrid dan Man City yang memiliki kekuatan finansial mumpuni untuk memboyong Mbappe pada bursa transfer musim panas 2021. Pandemi Covid-19 pasalnya membuat banyak klub mengalami kesulitan keuangan.

Kylian Mbappe

Kendati demikian, menurut mantan penggawa PSG, Carlos Bianchi, Mbappe justru tidak akan cocok bermain untuk Man City. Sebab, The Citizens bermain dengan penguasaan bola dan oper-operan yang sangat dominan.

Baca juga: Daftar Top Skor Liga Champions: Erling Haaland Mantap di Puncak

Sementara itu, Mbappe membutuhkan ruang untuk berlari sebelum melepaskan tembakan ke gawang lawan. Seandainya Mbappe bermain untuk Man City, maka ia tak punya cukup ruang untuk berlari karena The Citizens kerap melakukan oper-operan sampai kotak penalti lawan.

"Bagi saya, dia (Mbappe) perlu berada di dalam tim yang kurang mendominasi (permainan). Saya pikir Man City bukan tempatnya,” ujar Bianchi, dikutip dari Marca, Sabtu (27/2/2021).

“Mereka terlalu banyak menguasai bola. Pada akhirnya, dalam 30 meter terakhir, ada tidak cukup ruang (bagi Mbappe) untuk berlari," lanjut mantan pelatih Atletico Madrid tersebut.

Mbappe sendiri sering disebut memiliki rivalitas dengan penyerang muda Borussia Dortmund, Erling Haaland. Pasalnya, keduanya sama-sama rajin mencetak gol dan punya ambisi untuk saling mengalahkan.

Erling Haaland

Misalnya pada tengah pekan lalu dalam gelaran Liga Champions, di mana Mbappe mencetak hattrick ke gawang Barcelona, lalu Haaland membukukan dua gol kontra Sevilla. Akan tetapi, Bianchi menilai Haaland dan Mbappe adalah tipikal pemain yang berbeda.

"Mereka kuat, tapi berbeda. Haaland lebih merupakan pencetak gol daripada Kylian, tapi Kylian akan menjadi yang terbaik di dunia dalam dua atau tiga tahun. Dia lebih dari sekadar pencetak gol," tutur Bianchi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini