Dipermalukan Atletico Madrid 0-2, Lisandro Martinez Ngamuk hingga Salahkan Manajemen Manchester United

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Rabu 14 Oktober 2026 08:56 WIB
Pemain Manchester United, Lisandro Martinez. (Foto: Instagram/manutd)
Share :

MADRID – Kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Stadion Metropolitano, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB, tidak hanya meninggalkan kekecewaan mendalam bagi Manchester United, tetapi juga menyulut ketegangan internal. Bek Man United asal Argentina, Lisandro Martinez, secara terbuka meluapkan kekesalannya terhadap jajaran petinggi klub saat memberikan keterangan pers usai pertandingan lanjutan Liga Champions 2026-2027 tersebut.

Pemain berusia 28 tahun itu menilai penampilan Man United di atas lapangan sangat jauh dari kata memuaskan. Namun, ia juga menegaskan performa buruk tersebut sebenarnya hanyalah cerminan dari persoalan yang jauh lebih besar di jajaran manajemen The Red Devils –julukan Man United.

"Hasil ini sangat mengecewakan. Saya harus menahan diri agar tidak bicara terlalu jauh, tetapi performa kami seperti cermin yang memantulkan kondisi internal klub saat ini," ujar Martinez, dikutip dari The Thao 247, Rabu (14/10/2026).

1. Kritik Tajam

Martinez menyayangkan pasifnya pergerakan manajemen di bursa transfer. Menurutnya, setelah torehan positif yang diraih pada musim sebelumnya, klub seharusnya berinvestasi lebih banyak untuk memperkuat kedalaman skuad demi menjaga daya saing.

Martinez secara khusus menyoroti geliat para pesaing utama yang terus berbenah, sementara Man United dinilai stagnan.

"Setelah musim lalu yang sangat bagus, saya tentu berharap lebih dari pihak manajemen. Kami membutuhkan tambahan amunisi yang kompetitif karena tim-tim lain terus memperkuat diri. Atletico punya skuad luar biasa dan mereka layak menang hari ini," tambahnya.

Atletico Madrid vs Manchester United berakhir 2-0 (Foto: UEFA)

Bahkan, Martinez tidak ragu menyindir langsung kinerja Direktur Teknis Manchester United, Jason Wilcox. Ia merasa jajaran direksi kurang sigap dalam membangun tim yang siap bertarung di level tertinggi.

"Saya jelas mengharapkan yang lebih baik, 100 persen. Saya menaruh harapan besar pada direktur teknis. Sebagai pemain, kami memang harus tampil lebih baik, tetapi membentuk tim yang solid untuk laga-laga besar seperti ini adalah hal yang krusial," tambahnya.

 

2. Pasang Badan untuk Michael Carrick

Di tengah kritik pedasnya terhadap manajemen, Martinez justru pasang badan untuk sang pelatih, Michael Carrick. Ia menilai tidak adil jika juru taktik menjadi satu-satunya pihak yang disalahkan setiap kali hasil buruk menimpa tim.

Martinez mengingatkan sepak bola terus berkembang dan strategi yang berhasil di masa lalu tidak bisa dijadikan tumpuan selamanya tanpa dukungan materi pemain yang memadai.

Lisandro Martinez. (Foto: Instagram/manutd)

"Carrick sudah berjuang maksimal. Setiap musim menyajikan tantangan berbeda dan kita tidak bisa terus bergantung pada pencapaian masa lalu. Tim lawan mempelajari cara main kami secara detail, jika kita tidak berbenah, masalah besar akan mengintai," sambung Martinez.

Menutup pernyataannya, bek tangguh tersebut memberikan pesan menohok yang menyiratkan perlunya evaluasi total di tubuh Manchester United secara keseluruhan.

"Paling mudah memang menunjuk pelatih atau pemain sebagai biang kerok, tetapi kita juga harus berani melihat ke area lain yang lebih tinggi," pungkasnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya