Akhirnya, Penantian 22 Tahun Persebaya Surabaya Terwujud di Piala Presiden 2026

Cikal Bintang, Jurnalis
Sabtu 08 Agustus 2026 15:32 WIB
Penantian Persebaya Surabaya selama 22 tahun akhirnya terwujud di Piala Presiden 2026 (Foto: Persebaya Surabaya)
Share :

Persebaya mengawali turnamen Piala Presiden 2026 dengan status sebagai tuan rumah Grup B. Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang hampir selalu penuh oleh Bonek dan Bonita menjadi saksi perjuangan Bajol Ijo di fase grup Piala Presiden 2026.

Selama fase grup, anak asuh Bernardo Tavares tampil sempurna. Mereka berhasil mengoleksi sembilan poin dari tiga kemenangan atas Persija Jakarta (1-0), PSMS Medan (1-0), dan juara bertahan turnamen Port FC (2-1). Hasil manis ini membawa Ramadhan Sananta dan kawan-kawan lolos ke babak semifinal.

Turnamen kemudian bergeser ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali sebagai venue semifinal dan final. Regulasi turnamen pun berubah dengan pertandingan semifinal dan final disepakati untuk digelar tanpa suporter.

Toni Firmansyah beraksi di laga Persebaya Surabaya vs PSMS Medan (Foto: Persebaya Surabaya)

Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Piala Presiden 2026, Tsamara Amany, mengungkapkan alasan pemindahan venue ini setelah melalui pertimbangan panjang dan demi keamanan suporter. Ia memastikan, keselamatan dan keamanan suporter adalah prioritas utama di Piala Presiden 2026.

"Nomor satu adalah keselamatan suporter, nomor satu adalah keamanan suporter, dan kami menjaga itu. Itu nomor satu bagi kami," ungkap Tsamara dalam konferensi pers menjelang final Piala Presiden, 5 Agustus 2026.

Walau tanpa kehadiran serta dukungan Bonek dan Bonita, Persebaya mampu melewati hadangan Arema FC (1-0) di babak semifinal. Persib Bandung yang menjadi lawan di final adalah ujian terberat bagi Persebaya.

Akan tetapi perjuangan dan takdir justru berjalan seirama untuk mewujudkan mimpi meraih gelar juara. Mereka akhirnya berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Persib lewat drama adu penalti. Ini merupakan 'trofi besar' pertama kali sejak Persebaya menjuarai divisi utama Liga Indonesia 2004.

"Dan kami membawa pulang trofi, Piala Presiden pertama bagi Persebaya, mengakhiri penantian 22 tahun tanpa gelar juara bergengsi," ujar Tavares dalam konferensi pers pascalaga final, Kamis, 6 Agustus 2026.

"Alhamdulillah malam ini kita bisa meraih kemenangan. Dan penantian panjang tim Persebaya akhirnya bisa terwujud," timpal Kiper Persebaya Surabaya, Reza Arya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya