PSIM Jogja Resmi Pertahankan Kiper Timnas Indonesia untuk Super League 2026-2027

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis
Sabtu 06 Juni 2026 05:00 WIB
Kiper Cahya Supriadi Perpanjang Kontrak di PSIM Jogja (Foto: Instagram/@psimjogja_official)
Share :

YOGYAKARTA PSIM Jogja resmi memperpanjang masa bakti kiper Timnas Indonesia, Cahya Supriadi, untuk menghadapi kompetisi Super League Musim 2026-2027. Keputusan tersebut menjadi bagian dari persiapan Laskar Mataram menyambut persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.

Cahya tampil cukup impresif bersama PSIM sepanjang musim 2025-2026. Kiper berusia 23 tahun itu mencatatkan 32 penampilan dari total 34 pertandingan yang dijalani timnya.

Cahya Supriadi PSIM Jogja 2026 2027 (Foto: Instagram/@psimjogja_official)

Tak hanya itu, Cahya juga membukukan 107 penyelamatan, satu assist, serta mencatatkan 595 umpan sukses dari 797 percobaan sepanjang musim.

1. Performa Apik Jadi Alasan Utama Dipertahankan 

General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, mengatakan keputusan mempertahankan Cahya tidak lepas dari kontribusinya yang cukup besar di bawah mistar gawang sepanjang musim lalu.

Menurut Steven, meski performa Cahya sempat mengalami pasang surut, secara keseluruhan penampilannya dinilai memuaskan untuk pemain seusianya. Karena itu, PSIM melihat sang penjaga gawang sebagai aset penting yang masih memiliki prospek cerah di masa depan.

"Alasan kita mempertahankan Cahya adalah karena performanya di musim ini memang cukup bagus. Meskipun terkadang pasang surut (up and down)," kata Steven, dikutip dari laman resmi PSIM, Jumat (5/6/2026).

"Secara keseluruhan penampilannya memuaskan untuk ukuran kiper muda seperti dia," sambungnya.

2. Bangga Cahya Mulai Dilirik Timnas Senior

Selain performanya bersama klub, Steven juga mengapresiasi perkembangan karier Cahya di level internasional. Menurutnya, pemanggilan Cahya ke Timnas Indonesia senior menjadi kebanggaan tersendiri bagi PSIM Jogja.

Meski belum bergabung dalam agenda FIFA Matchday terakhir, Steven menilai peluang Cahya untuk kembali mendapat kesempatan bersama skuad Garuda masih terbuka lebar, termasuk pada ajang AFF mendatang.

 

"Hal tersebut juga menjadi suatu kebanggaan bagi kita karena dia dipanggil oleh Timnas senior kemarin. Meski tidak bergabung untuk laga FIFA Matchday, tapi kemungkinan besar dia masih ada peluang untuk ikut AFF," ujar Steven.

Lebih lanjut, Steven menegaskan PSIM tidak hanya mencari pemain yang siap tampil di lapangan, tetapi juga pemain muda potensial yang bisa berkembang bersama klub dalam jangka panjang.

"Jadi, kita memang tidak hanya menginginkan pemain yang siap bermain (ready to play), tetapi kita juga ingin memiliki pemain potensial yang bisa dikembangkan. Salah satu contohnya adalah Cahya," tutupnya.

(Dian AF)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya