Sebagai The Jakmania, Diky memahami Marc Klok sudah meminta maaf atas pernyataannya. Namun demikian, ia menyayangkan pernyataan itu mengingat rivalitas antara Persija dan Persib, tak terkecuali di ranah suporter.
"Ya enggak apa-apa, terima kasih Marc Klok sudah minta maaf, sudah memahami bahwa bercandaannya memang dirasa kurang tepat. Tapi, kan sekali lagi bahwa kami menyayangkan bahwa pemain sepakbola itu kan seperti junjungan bagi suporter ya, bagi kami gitu lho. Jadi apa pun biasanya yang diaspirasikan dan dibilang sama pemain sepak bola itu biasanya kita nurut," tutur Diky.
"Semoga memang bisa diredam semuanya karena memang bukan hanya situasi memanas di Jakarta, tapi di Bandung pun juga jadi mungkin jadi berbeda gitu situasinya," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi menerima aduan The Jakmania. Yunus Nusi berharap, pernyataan-pernyataan kontroversial seperti yang dilakukan Marc Klok tak terulang lagi. Aduan ini nantinya aka disampaikan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dan Komite Eksekutif (Exco) untuk ditindaklanjuti.
"Saya selaku Sekretaris Jenderal pasti menerimanya dan sesegera menyampaikan hal ini kepada Ketua Umum PSSI dan eksekutif komite," tutur Yunus Nusi.
"Seperti yang disampaikan oleh Bung Diky, situasi-situasi seperti ini jangan ada kalimat dan hal-hal yang provokatif yang disampaikan ke publik, walaupun itu juga candaan. Kita sangat berharap karena hal-hal seperti ini sangat sensitif, maka PSSI tentu berharap kawan-kawan untuk harus menyadari dan sepak bola ini kan menjadi alat pemersatu kita, bukan untuk menjadi media yang menghancurkan persaudaraan, persahabatan kita. Jadi sesegera mungkin akan saya sampaikan kepada Ketua Umum surat ini," pungkasnya.
(Ramdani Bur)