MADRID – Kabar mengejutkan datang dari panggung sepak bola Eropa setelah raksasa Spanyol, Real Madrid, dilaporkan telah mencapai kesepakatan penuh untuk menunjuk kembali Jose Mourinho sebagai pelatih baru mereka. Pengamat transfer terkemuka, Fabrizio Romano, mengonfirmasi pelatih berjuluk The Special One tersebut telah menyetujui kesepakatan lisan untuk menangani Los Blancos –julukan Madrid– dengan kontrak berdurasi dua tahun.
“Ini Dia! Jose Mourinho menyepakati semua syarat untuk kembali ke Real Madrid. Semua syarat telah disepakati secara lisan antara Joss Mourinho dan Real Madrid, menunggu untuk menandatangani semua dokumen bulan ini,” jelas Romano, dikutip dari akun Instagram @fabriziorom, Senin (18/5/2026).
“Rencana kesepakatan awal dua tahun dengan Mourinho tidak pernah mempermasalahkan detailnya karena satu-satunya keinginannya adalah kembali ke Real Madrid. Mourinho, dijadwalkan berangkat ke Madrid setelah pertandingan Real Madrid vs Bilbao dengan perencanaan babak baru di Bernabeu yang sudah dimulai,” tutup keterangan Romano.
Jose Mourinho dijadwalkan akan segera terbang menuju ibu kota Spanyol tepat setelah pertandingan pamungkas Real Madrid melawan Athletic Bilbao pada 24 Mei 2026 untuk merampungkan sisa dokumen dan menandatangani kontrak resmi. Kembalinya pria asal Portugal ini ke Santiago Bernabeu menjadi salah satu saga transfer paling bombastis tahun ini.
Apalahgi mengingat Mourinho sempat meninggalkan Real Madrid lebih dari 12 tahun yang lalu setelah periode pertamanya yang sukses pada rentang 2010–2013. Saat ini, Mourinho sebenarnya masih terikat kontrak dengan Benfica dan baru saja mencatatkan rekor impresif berupa musim tak terkalahkan di kompetisi domestik Portugal.
Kendati demikian, pihak manajemen Benfica dilaporkan melunak dan siap merelakan kepergian pelatih kelahiran 1963 tersebut demi memberikan jalan baginya mencari tantangan baru di level tertinggi sepak bola Eropa.
Manajemen Real Madrid sendiri menilai kepemimpinan tegas serta mentalitas juara milik Mourinho adalah formula instan yang dibutuhkan skuad untuk menjaga stabilitas tim di masa transisi ini.