BEK andalan Persib Bandung, Kakang Rudianto, yang juga langganan dipanggil ke Timnas Indonesia, terus menunjukkan grafik performa yang menanjak. Seiring dengan kontribusinya yang semakin vital bagi klub, aspek finansial seperti nilai pasar hingga perkiraan pendapatan sang pemain pun menarik untuk dikulik.
Sebagai salah satu pilar lokal krusial di skuad Pangeran Biru, Kakang dikabarkan mengantongi penghasilan yang cukup fantastis, yakni menembus angka Rp2,17 miliar dalam satu musim. Nominal tersebut tercatat ketika nilai pasar (market value) dirinya berada di kisaran Rp2,61 miliar pada 2023 silam.
Namun, berdasarkan data dari laman Transfermarkt per Desember 2025, nilai pasar pemain asal Cianjur ini melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp3,91 miliar. Dengan peran yang nyaris tak tergantikan dan adanya perpanjangan kontrak pada Mei 2023 lalu, bukan tidak mungkin pundi-pundi pendapatan Kakang saat ini sudah jauh meningkat dari nilai sebelumnya.
Kelebihan fisik dengan tinggi badan mencapai 185 cm membuat Kakang sangat kukuh dalam mengawal lini pertahanan, tangguh saat duel udara, serta fasih bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan. Bakat besarnya mulai tercium saat membawa Persib U-18 menjadi runner-up di ajang Elite Pro Academy Liga 1 U-18 2021, sebelum akhirnya ia terpilih masuk ke dalam program bergengsi Garuda Select jilid II dan III untuk menimba ilmu di Inggris serta Italia.
Kakang menandai debut profesionalnya bersama tim senior dengan manis pada 29 Januari 2022, di mana ia mencetak gol tunggal penentu kemenangan 1-0 atas Persikabo 1973 di Bali. Sejak saat itu, kariernya melesat. Ia ikut andil dalam mempersembahkan trofi juara Liga 1 2023-2024.
Pada musim berikutnya (2024-2025), Kakang semakin dipercaya oleh pelatih Bojan Hodak dengan membukukan 25 penampilan sekaligus membantu Persib meraih status juara berturut-turut (back-to-back).
Musim ini, di kompetisi Super League 2025-2026, ia bertransformasi menjadi bek kanan utama yang tak tergantikan lewat catatan 26 penampilan dan sumbangan 3 assist. Catatan ini membuka peluang besar baginya untuk membawa Persib mengukir sejarah hattrick juara.
Langkah Persib Bandung untuk kembali mengangkat trofi musim ini dipastikan tidak mudah. Pangeran Biru saat ini tengah terlibat persaingan yang sangat sengit di papan atas dengan Borneo FC. Kedua tim sama-sama mengoleksi 75 poin di saat kompetisi hanya menyisakan dua pertandingan saja.
Kakang Rudianto mengakui bahwa atmosfer di ruang ganti terasa semakin menegangkan, namun hal itu justru membakar semangat juang para pemain. Pada pekan krusial ini, Persib dijadwalkan akan bersua dengan tim kuat, PSM Makassar.
Pemain yang mengawali karier dari junior ini menilai tim berjuluk Juku Eja tersebut memiliki kedalaman skuad yang sangat merata dan solid, baik dalam transisi bertahan maupun menyerang. Sebab itu, tingkat disiplin tinggi dan motivasi ekstra mutlak diperlukan skuad Maung Bandung jika ingin mengamankan poin penuh.
(Rivan Nasri Rachman)