Ridho menegaskan berbagai penilaian terkait insiden tersebut diserahkan kepada pihak yang berkepentingan. Dia memastikan para pemain siap menerima konsekuensi dari kejadian yang terjadi seusai laga.
“Adanya insiden itu menimbulkan berbagai tafsir. Biarlah pihak yang berkepentingan yang menilai dan kami para pemain siap menerima konsekuensinya. Namun, yang terpenting dari semua ini, rivalitas hanya terjadi di atas lapangan. Setelah semua selesai, kami para pemain tetap menjalin komunikasi dengan baik. Terima kasih atas semua saran dan kritik yang diberikan kepada kami,” ujar bek berusia 24 tahun itu.
Meski target musim ini tidak tercapai, Ridho memastikan Persija tetap akan tampil maksimal dalam dua laga tersisa. Eks penggawa Persebaya Surabaya itu menyebut evaluasi menyeluruh akan dilakukan demi memperbaiki performa tim pada musim mendatang.
“Akhir kata, kami akan berusaha menyelesaikan sisa pertandingan musim ini dengan baik. Setelah itu, akan ada evaluasi dan pembenahan di seluruh elemen, termasuk diri saya sendiri, untuk meraih hasil yang lebih baik lagi untuk Persija,” tutup Ridho.
(Rivan Nasri Rachman)