JAKARTA – Persaingan juara Persib Bandung dan Borneo FC bisa terjadi hingga pekan terakhir Super League 2025-2026. Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengaku sudah punya skenario tersendiri.
Kompetisi Super League musim ini memang berjalan sangat kompetitif hingga memasuki pekan ke-32. Dua tim teratas masih memiliki peluang yang sama besar untuk keluar sebagai juara.

Persib dan Borneo FC saat ini sama-sama mengoleksi 75 poin. Namun, Maung Bandung berada di posisi puncak karena unggul head to head dan selisih gol atas Pesut Etam.
Persaingan diprediksi akan berlangsung hingga pekan ke-34 karena kedua tim sama-sama memiliki motivasi besar. Persib memburu gelar ketiga secara beruntun, sementara Borneo FC ingin mencatat sejarah dengan meraih trofi juara pertama mereka.
Situasi itu memunculkan pertanyaan mengenai persiapan penyerahan trofi jika perebutan gelar baru dipastikan di laga terakhir musim ini. Asep memastikan I.League sudah menyiapkan antisipasi untuk kondisi tersebut.
"Saya pikir inilah menariknya kompetisi musim ini di Super League 2025-2026. Kompetitif sekali dari liga sekarang ya, kita lihat dua bahkan betul-betul belum bisa kita prediksi," ujar Asep kepada awak media termasuk Okezone di Kantor I.League, Menara Mandiri, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Asep menjelaskan jadwal pekan ke-34 memang telah diatur secara khusus. Sebanyak tujuh pertandingan akan dimainkan secara bersamaan demi menjaga fair play kompetisi.
"Pastinya kami sudah merilis jadwal di pekan ke-34, ada tujuh pertandingan bersamaan di tanggal 23 (Mei), dan ada dua pertandingan lebih awal karena memang secara teknis hitung-hitungannya memang tidak lagi menentukan, baik itu di perebutan juara atau juga di posisi degradasi," tambahnya.
Lebih lanjut, Asep menegaskan I.League siap apabila perebutan gelar berlangsung hingga pekan terakhir. Ia menyebut operator liga akan menempatkan dua piala di dua stadion berbeda.