JAKARTA – Harapan Persija Jakarta untuk menggelar laga big match melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) mendapat izin dari PSSI. Restu ini menjadi angin segar bagi skuad Macan Kemayoran dalam menatap duel klasik lanjutan Super League 2025-2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Mei 2026 mendatang.
Sebelumnya, pihak pengelola SUGBK sempat meminta Persija untuk berkoordinasi dengan PSSI terkait penggunaan stadion. Hal ini dikarenakan adanya rencana perawatan rumput guna persiapan Timnas Indonesia menghadapi FIFA Matchday pada 5 Juni 2026.
Namun, restu dari federasi kini membuat langkah Persija menjadi lebih ringan. Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, Ferry Indrasjarief, menyatakan pihaknya sangat bersyukur dengan dukungan yang diberikan PSSI.
Hal itu dikarenakan bermain di SUGBK merupakan prioritas utama klub demi menjaga atmosfer pertandingan klasik melawan Persib yang selalu dinantikan penggemar.
"Alhamdulillah kalau PSSI sudah merestui, tinggal kami menunggu surat dari pengelola SUGBK," ujar Ferry kepada Okeozne, Senin (4/5/2026).
Kepastian restu tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, yang menepis kabar rumput stadion tidak bisa digunakan. Yunus menilai kondisi lapangan saat ini masih sangat layak untuk menggelar laga besar, berkaca pada kesuksesan penggunaan oleh timnas beberapa waktu lalu.
PSSI juga menegaskan tidak ada kendala teknis karena agenda FIFA Matchday Timnas Indonesia baru akan berlangsung pada Juni mendatang. Dengan jeda waktu yang cukup panjang, Persija dinilai aman untuk menggunakan stadion kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut.
"Karena rentan waktu yang lama antara tanggal 10 Mei pelaksanaan pertandingan Super League, Persija dan Persib dengan waktu sampai bulan Juni kan waktunya agak lama, Bagi PSSI silahkan (menggunakan SUGBK)," kata Yunus Nusi dalam keterangannya.
"Tidak ada masalah lapangan tersebut untuk digunakan pada pertandingan-pertandingan di Super League," tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)