Shayne Pattynama Dikritik Tidak Bisa Main, Pelatih Persija Jakarta Pasang Badan!

Andika Rachmansyah, Jurnalis
Jum'at 10 April 2026 19:51 WIB
Pemain Persija Jakarta, Shayne Pattynama. (Foto: Media Persija)
Share :

JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan pembelaan pasang badan setelah Shayne Pattynama menjadi sasaran kritik tajam dari pengamat sepak bola terkait performanya di lapangan. Souza menegaskan pemain naturalisasi tersebut memiliki potensi besar dan tetap menjadi sosok penting dalam skema skuad Macan Kemayoran musim ini.

Pengamat sepak bola nasional, Binder Singh, memberikan kritik tajam kepada Shayne usai Persija Jakarta kalah 2-3 dari Bhayangkara FC di pekan ke-26 Super League 2025-2026. Binder menyebut pemain berusia 27 tahun itu “tidak bisa bermain sama sekali”.

Shayne baru masuk pada menit ke-77 untuk menggantikan Dony Tri Pamungkas dalam laga tersebut. Ia dianggap bertanggung jawab atas gol kemenangan Bhayangkara FC yang dicetak Moussa Sidibe pada menit 90+5.

Souza mengaku tidak mengetahui soal kritik tajam yang menyerang anak asuhnya. Juru taktik asal Brasil itu tidak sepakat dengan pandangan sang pengamat, dan menilai Shayne merupakan salah satu pemain potensial dalam skuad Persija Jakarta.

“Tidak, saya tidak mengetahui hal itu (kritikan pengamat kepada Shayne). Tetapi saya juga tidak setuju dengan pernyataan tersebut. Saya pikir Shayne juga memiliki potensi yang besar,” kata Souza dalam konferensi pers jelang laga, Jumat (10/4/2026).

Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza (Foto: Okezone/Andika Rachmansyah)

1. Persaingan Sehat di Sektor Sayap Kiri

Shayne merupakan salah satu rekrutan anyar Persija Jakarta musim ini. Alih-alih mendapatkan tempat utama, pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu justru kalah saing dari Dony Tri di sektor bek sayap kiri. Nah, situasi itu membuat beberapa pihak mempertanyakan kualitas Shayne.

Terkait hal itu, Souza menjelaskan bahwa Dony Tri merupakan salah satu pemain paling konsisten saat ini di Persija Jakarta. Tak ayal jika dirinya selalu mempercayakan posisi bek sayap kiri kepada pemain berusia 21 tahun tersebut.

 

“Tetapi Dony sedang berada dalam momen yang luar biasa. Mungkin dia adalah pemain paling konsisten di tim kami saat ini. Dia adalah pemain yang sulit saya bayangkan tampil di bawah standar,” ujarnya.

2. Proses Adaptasi Pasca Cedera

Namun demikian, bukan berarti Shayne tidak punya kualitas. Menurutnya, sang pemain datang ke Persija Jakarta dari situasi yang tidak mudah setelah sembuh dari cedera. Ia pun menilai Shayne justru memberikan dampak positif kepada Persija Jakarta ketika dipercaya tampil.

Shayne Pattynama debut di laga Persita vs Persija @s.pattynama

“Sementara itu, Shayne mendapatkan menit bermain yang lebih sedikit. Dan sebenarnya tidak mudah untuk bermain seperti yang dia jalani sekarang. Namun, ketika Shayne masuk ke lapangan dalam pertandingan, dia justru memberikan dampak yang lebih baik bagi kami dan menunjukkan penampilan yang bagus,” tuturnya.

“Dia juga pemain yang datang setelah mengalami cedera, sehingga membutuhkan waktu untuk pulih. Tetapi saya pikir dia adalah pemain yang akan terus berkontribusi untuk tim nasional dan akan membantu Persija dalam waktu yang tidak lama lagi,” pungkas Souza.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya