BANDUNG – Bek Persib Bandung, Federico Barba, menegaskan seluruh penggawa tim telah sepenuhnya melupakan kegagalan pahit di kancah Asia. Pemain asal Italia ini memastikan fokus Maung Bandung kini telah beralih total ke kompetisi domestik, dengan target ambisius menyapu bersih seluruh poin yang tersisa demi mempertahankan takhta juara Super League musim ini.
Sebagaimana diketahui, Persib Bandung telah gugur di ajang AFC Champions League 2 2025-2026. Laju mereka dihentikan oleh klub Thailand, Ratchaburi FC, setelah kalah dengan skor agregat 1-3 pada babak 16 besar.
Hasil tersebut memang sempat memukul mental tim, namun Barba menegaskan bahwa momentum kebangkitan harus segera dimulai saat ini juga.
Kegagalan itu praktis membuat Persib Bandung kini hanya berjuang di satu kompetisi saja, yakni Super League 2025-2026. Di mana, Pangeran Biru —julukan Persib Bandung— masih memiliki 14 pertandingan yang akan dimainkan hingga akhir musim.
Barba menyatakan ia dan rekan-rekannya mencoba move on dari kegagalan tersebut. Skuad Pangeran Biru kompak untuk fokus menatap Super League demi mempertahankan gelar juara.
Barba menekankan bahwa sisa pertandingan di liga harus dianggap sebagai final untuk memastikan tidak ada lagi poin yang terbuang secara sia-sia.
"Jadi, AFC (Champions League Two) sudah berlalu. Dan, sekarang kami mencoba mengambil hal-hal positif, aspek positif juga. Kami mencoba sampai akhir. Dan ini sangat bagus karena kami ingin memenangkan semua pertandingan. Dan ini harus menjadi mentalitas kami sampai akhir musim," kata Barba, dikutip Minggu (22/2/2026).
"Inilah yang kami katakan setelah pertandingan karena, sekarang musim belum selesai dan kami memiliki satu hal penting yang harus dilakukan bersama-sama dan kami membutuhkan semua orang di ruang ganti sehingga kami harus pergi bersama-sama ke arah yang sama," tambahnya.