Mauricio Souza Murka Ditanya Penyebab Pemain Anyar Persija Jakarta Jarang Main

Andika Rachmansyah, Jurnalis
Sabtu 21 Februari 2026 20:29 WIB
Mauricio Souza murka saat ditanya kenapa pemain-pemain baru Persija Jakarta jarang bermain (Foto: Persija Jakarta)
Share :

JAKARTA – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, marah-marah ketika mendapat pertanyaan soal pemain-pemain barunya yang jarang diturunkan. Ia mengaku selalu memilih siapa saja yang turun dalam pertandingan, sesuai dengan performa mereka.

Persija mendatangkan tujuh pemain di bursa transfer paruh musim Super League 2025-2026. Mereka adalah Fajar Fathurrahman, Paulo Ricardo, Shayne Pattynama, Jean Mota, Mauro Zijlstra, Cyrus Margono, dan Alaeddine Ajaraie.

1. Minim Menit Bermain

Aksi Alaeddine Ajaraie di laga Persija Jakarta vs PSM Makassar (Foto: Instagram/@persija)

Tapi di antara semuanya, baru Alaeddine yang paling sering dimainkan dengan mencatatkan lima penampilan. Sementara sisanya, masih minim kesempatan bermain. Bahkan Cyrus belum menjalani debut bersama Macan Kemayoran.

Situasi itu membuat adanya desakan dari para penggemar kepada Souza dengan menginginkan para pemain baru diberikan menit bermain. Sang pelatih pun cukup gusar menjawab pertanyaan mengenai hal tersebut. 

"Selama beberapa waktu ini, semua cuma tahu bicara soal pemain-pemain baru. Sepertinya semua pemain baru yang datang lebih baik dari pemain yang sudah ada di sini," kata Souza, dikutip Sabtu (21/2/2026).

"Sepertinya kami punya kewajiban untuk memasukkan pemain yang baru saja tiba ke lapangan demi memuaskan beberapa suporter, kan?” sembur pria asal Brasil itu.

“Yang bersama mereka sehari-hari adalah saya. Yang tahu kondisi saat mereka datang adalah saya. Dan yang akan menentukan momen kapan mereka debut adalah saya," tegasnya.

2. Cek Kondisi

Souza meminta pihak yang mempertanyakan alasan dirinya tak memainkan pemain baru, untuk mengecek kondisi dan kesiapan para pilar sebelum bergabung dengan Persija. Ia menyinggung mengenai Jean Mota, serta soal Shayne yang kalah saing dengan Dony Tri Pamungkas. 

"Selama beberapa waktu cuma terlihat pembicaraan soal pemain baru. Tapi kalian ada yang tahu berapa lama pemain-pemain ini tidak bermain? Tidak berlatih?” tukas Souza.

 

“Jadi sebelum kalian bicara, kalian harus cek. Sebelum kalian terus-terusan bicara pemain baru, pemain baru, pemain baru. Kalian harusnya cek dulu," imbuh pria berusia 51 tahun itu.

"Pattynama adalah pemain hebat. Dony juga. Dan tidak ada alasan kenapa saya harus mencadangkan Dony demi memuaskan keinginan kalian melihat pemain baru di lapangan. Dony mungkin adalah salah satu pemain paling reguler (konsisten) di tim saya," tambah Souza.

3. Percaya Kedalaman Skuad

Persija Jakarta vs PSM Makassar di Super League 2025-2026 (Foto: Instagram/@psm_makassar)

Lebih lanjut, Souza menegaskan sangat percaya dengan kedalaman skuad yang dimilikinya sekarang. Ia menekankan para pemain yang bermain untuk tim dipilih berdasarkan kesiapan dan performa, bukan nama besar. 

"Saya ingin bilang sekali lagi pada kalian saya sangat percaya pada grup saya. Dan tidak ada yang akan bermain karena nama besar. Mereka akan bermain karena performa," ungkap Souza.

"Jadi sebelum melakukan apa yang kalian lakukan hari-hari ini (mengkritik/menuntut), cobalah hormati juga pemain yang sudah ada di sini. Dan saat saya rasa mereka (pemain baru) harus main, mereka akan main," pungkasnya.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya