MANCHESTER – Langkah Manchester United di ajang Piala FA 2025-2026 harus terhenti secara memalukan. Bermain di hadapan pendukung sendiri pada Senin (12/1/2-26), skuad berjuluk Setan Merah itu dipaksa menyerah 1-2 oleh Brighton & Hove Albion, yang sekaligus memastikan tiket ke putaran keempat bagi tim tamu.
Dua gol kemenangan Brighton di putaran ketiga Piala FA 2025-2026 itu dicetak oleh Brajan Gruda (12’) dan Danny Welbeck (64’). Sementara Man United yang telah memecat Ruben Amorin dari pelatih kepala hanya bisa membalas lewat Benjamin Sesko (85’).
Tuan rumah sejatinya memulai laga dengan agresif dan menciptakan beberapa peluang emas di awal babak pertama. Namun, justru Brighton yang berhasil mencuri keunggulan lewat gol Brajan Gruda.
Meski kedua tim saling jual beli serangan di sisa paruh pertama, skor 1-0 untuk keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan Manchester United justru menurun drastis. Mereka tampak kesulitan membongkar pertahanan rapat tim berjuluk The Seagulls tersebut.
Malapetaka bagi tuan rumah bertambah ketika mantan pemain mereka, Danny Welbeck, mencetak gol indah melalui penyelesaian akhir yang fantastis tepat setelah laga berjalan satu jam. Masalah pertahanan Man United kembali menjadi sorotan tajam.
Meski telah mengubah formasi dari tiga bek di era Ruben Amorim menjadi skema empat bek, celah antar lini tetap terlihat menganga. Jarak yang terlalu lebar antara lini tengah dan belakang mampu dieksploitasi dengan cerdik oleh para pemain Brighton yang unggul dalam penguasaan bola.
Kedua gol Brighton menjadi bukti nyata betapa mudahnya barisan ofensif lawan mendapatkan ruang tembak di area berbahaya. Manchester United pun sempat mendapatkan angin segar saat Benjamin Sesko memperkecil ketertinggalan melalui sundulan kepala.
Namun, upaya untuk menyamakan kedudukan semakin berat setelah Shea Lacey diusir keluar lapangan akibat menerima kartu kuning kedua. Kehilangan satu pemain membuat Setan Merah kehilangan momentum untuk membangun serangan yang efektif.
Di sisi lain, Brighton menunjukkan kedewasaan dalam bermain dengan menumpuk pemain di area pertahanan sambil mengandalkan transisi cepat yang mematikan. Hingga peluit panjang berbunyi, Man United gagal mencetak gol tambahan meski mendominasi penguasaan bola di luar kotak penalti lawan.
Hasil ini mempertegas kondisi Manchester United yang tengah berada dalam krisis, mengingat mereka dianggap minim kualitas pada penyelesaian akhir. Sebaliknya, kemenangan ini membawa Brighton melaju dengan penuh kepercayaan diri ke putaran keempat Piala FA.
(Rivan Nasri Rachman)