Kedua gol Brighton menjadi bukti nyata betapa mudahnya barisan ofensif lawan mendapatkan ruang tembak di area berbahaya. Manchester United pun sempat mendapatkan angin segar saat Benjamin Sesko memperkecil ketertinggalan melalui sundulan kepala.
Namun, upaya untuk menyamakan kedudukan semakin berat setelah Shea Lacey diusir keluar lapangan akibat menerima kartu kuning kedua. Kehilangan satu pemain membuat Setan Merah kehilangan momentum untuk membangun serangan yang efektif.
Di sisi lain, Brighton menunjukkan kedewasaan dalam bermain dengan menumpuk pemain di area pertahanan sambil mengandalkan transisi cepat yang mematikan. Hingga peluit panjang berbunyi, Man United gagal mencetak gol tambahan meski mendominasi penguasaan bola di luar kotak penalti lawan.
Hasil ini mempertegas kondisi Manchester United yang tengah berada dalam krisis, mengingat mereka dianggap minim kualitas pada penyelesaian akhir. Sebaliknya, kemenangan ini membawa Brighton melaju dengan penuh kepercayaan diri ke putaran keempat Piala FA.
(Rivan Nasri Rachman)