"Menurut saya tidak fair karena ada satu sisi pemain komplit, pada satu situasi tim lain pincang. Ini artinya mereka bukan diuntungkan dengan disengaja. Tapi diuntungkan dengan situasi, ada tim yang diuntungkan dengan situasi sekarang," jelasnya.
Namun, Aji Santoso tak sepakat bila kompetisi Liga 1 2021-2022 ini harus ditunda. Pasalnya, kompetisi sudah berlangsung setengah musim lebih. Ia mengusulkan penundaan pertandingan bisa saja dilakukan jika di dalam satu tim hanya tersisa lima pemain diakibatkan positif Covid-19.
"Saya sebagai pelaku di lapangan langsung memberi usulan kepada federasi dan LIB untuk dipikirkan kompetisi tetap berjalan. Tetapi menurut saya kalau ada lima pemain saja di tim yang yang mengalami Corona, demi kualitas kompetisi, demi faktor keadilan pertandingan, itu harus ditunda. Menurut saya itu paling fair," tegas Aji Santoso.
BACA JUGA: Penuh Drama, Ini Kronologi 12 Pemain Persebaya Surabaya Dinyatakan Positif Covid-19
Sebagai tambahan informasi, Persebaya Surabaya sebelumnya mengalami badai Covid-19. Sebanyak 12 pemainnya absen, akibat hasil tes positif Covid-19 saat laga melawan PSIS Semarang. Akibatnya, Persebaya harus bermain dengan 15 pemain saat melawan PSIS Semarang di pekan ke-22 Liga 1 2021-2022.
(HTH)
(Andika Pratama)