Oleh karena itu, RD menyatakan bahwa pekerjaan rumahnya adalah fokus untuk menjaga mental pemain agar selalu siap menghadapi lawan-lawannya, meski perubahan di klasemen berlangsung sangat dinamis.
“Saya rasa peluang sangat terbuka untuk perubahan klasemen, sulit untuk melihat kekuatan lawan, tim yang berlaga sangat berimbang, perbedaan dari segi statistik tidak banyak. Terutama Persita, ini penting untuk madura menatap sisa seri ini. Fokus untuk menjaga motivasi pemain,” tutur RD.
Pernyataannya bukan tanpa dasar, jika melihat tabel klasemen sementara, selisih poin memang sangat berdekatan satu sama lain. Posisi Madura United saja hanya berjarak empat poin dari zona degradasi.
Madura United kini berada di posisi ke-12, turun satu peringkat lantaran harus menelan kekalahan dari Arema. Mereka memiliki koleksi 11 poin, hasil dua kemenangan, lima hasil imbang dan tiga kekalahan.
Madura United diapit oleh dua tim yang memiliki perolehan poin sama dengan mereka, yakni PSS Sleman dan PSS Tira. Oleh karena itu, Madura United akan berjuang habis-habisan guna mengamankan nasib dari ancaman degradasi yang jaraknya juga berdekatan.
(Rachmat Fahzry)