YOGYAKARTA – Arema FC gagal mempertahankan kemenangan saat melawan Persita Tangerang pada pekan kesembilan Liga 1 2021-2022 di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Seusai pertandingan, Eduardo Almeida membeberkan penyebab anak asuhnya hanya bermain imbang 2-2 melawan pasukan Widodo C Putro, Rabu (28/10/2021).
Gol Singo Edan—julukan Arema FC—disumbang oleh Kushedya Yudo menit 25 dan Dedik Setiawan menit 46. Sedangkan dua gol balasan Pendekar Cisadane—julukan Persita Tangeran—dicetak Ahmad Nur Hardianto menit ke-43 dan Edo Febriyansyah pada menit 92.
Almeida mengakui pertandingan kali ini berjalan cukup sulit, kendati secara permainan anak asuhnya menguasai pertandingan di babak pertama. Hanya saja di babak kedua ada sedikit penurunan permainan.
Baca juga: Hasil PSS Sleman vs Bali United di Pekan Kesembilan Liga 1 2021-2022: Serdadu Tridatu Raih 3 Poin
“Kami berusaha untuk memainkan pertandingan yang bagus, babak pertama kami bermain bagus, tetapi babak kedua kami menurun, dan mereka banyak mengendalikan permainan. Kedua tim memiliki peluang yang cukup seimbang untuk mencetak gol. Kami berusaha untuk memenangkan pertandingan, tetapi hasilnya hanya imbang,” papar Eduardo.
Eduardo menyayangkan hilangnya konsentrasi anak asuhnya di akhir babak kedua hingga kebobolan. Padahal sebelumnya pelatih berpaspor Portugal ini telah mengingatkan anak asuhnya agar menjaga konsentrasi.
“Seharusnya kami lebih konsentrasi lagi, karena situasinya berawal dari bola mati. Sebenarnya bola pertama bisa dihalau, tetapi kemudian terjadi rebound yang bisa dimanfaatkan pemain lawan untuk mencetak gol penyeimbang yang bagus. Jadi kami ucapkan selamat kepada pemain Persita yang bisa mengkonversi bola tersebut menjadi gol,” ucap dia.