SEBELUM melakoni laga perdana di Piala Menpora 2021, PSM Makassar ditinggal salah satu bintangnya Rizky Pellu yang hijrah ke Bali United. Namun hal tersebut tak membuat Juku Eja patah arang menghadapi turmanen pramusin Liga 1 2021.
PSM Makassar di Piala Menpora berada di Grup B, yang dianggap grup “neraka“ di turnamen pramusim tersebut. Juku Eja akan menghadapi Persija Jakarta, Bhayangkara Solo FC serta Borneo FC.
Pada laga pertama, PSM menghadapi Persija Jakarta yang dianggap bertabur bintang. Mereka juga baru saja mendatangkan bek muda asal Brasil, Yann Motta, eks pemain klub Singapura, Tanjong Pagar.
Selain Yann Motta, nama besar seperti Marko Simic, yang tajam di kotak penalti, serta Marco Motta, bek kanan kelas dunia yang pernah berseragam Juventus, membuat Persija sangat diperhitungkan.
Baca juga: 2 Penyebab Persija Jakarta Kalah 0-2 dari PSM Makassar di Piala Menpora 2021
Dari empat pemain asing, hanya Rohit Chand yang tak ikut serta skuad Persija ke Malang—lokasi digelarnya laga grup B. Pemain terbaik Liga 1 2018, itu masih berada di negara asalnya, Nepal.
Baca juga: Klasemen Grup B Piala Menpora 2021 Usai Matchday Pertama: Persija Juru Kunci
Meski begitu, nama tiga pemain asing Persija, membuat Macan Kemayoran diunggulkan. Terlebih mereka memiliki Marc Klok, gelandang yang pernah membela PSM Makassar. Klok dihapus dari kuota asing pemain Persija, karena dia telah resmi mendapat status warga negara Indonesia pada akhir tahun lalu.
“Kami di sini bisa dikatakan tim underdog,” ujar Zulkifli Syukur menjelang melawan Persija di Stadion Kanjuruhan. “Kenapa bilang begitu, karena (PSM) hanya mengandalkan pemain lokal.
Syamsuddin Batolla, pelatih PSM juga mengatakan hal serupa. Dia menjelaskan bahwa timnya hanya berlatih selama dua minggu sebelum menghadapi Persija.
Rasa optimis yang ditebar Syamsuddin dan Zulkifli ternyata manjur. PSM Makassar yang hanya diperkuat pemain lokal, sukses mengalahkan Persija Jakarta yang diunggulkan.
Patrich Wanggai membuka keungulan bagi PSM Makassar akibat kurang sigapnya Yann Motta dalam mengantisipasi pergerakannya. Motta kurang cakap karena memberikan ruang Wanggai untuk melepaskan tembakan.
Bola sepakan pemain asal Papua itu meluncur datar ke sudut gawang Persija Jakarta yang tak bisa diantisipai Andritany Ardhiyasa.