“Jadi, seorang pemain yang membaca dan memahami sepakbola seperti yang ia lakukan, ia tidak akan memiliki masalah di negara mana pun atau klub mana pun yang ia ikuti,” tambahnya.
“Saya memiliki perasaan campur aduk. Pada satu sisi, saya pernah bermain di liga yang berbeda dan melihat ia bisa berkompetisi di liga lain, saya akan menyukainya,” sambungnya.
“Tetapi, di sisi lain, saya merasakan sisi romantis dari melihat pemain seperti ia memulai dan menyelesaikan kariernya di klub yang sama. Kami jarang melihat itu,” imbuhnya.
“Itu juga berarti kedua belah pihak telah melakukannya dengan baik, ketika seorang pesepakbola terus bermain selama itu dengan klub yang sama,” pungkasnya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)